Ketua Satgas IDI Ungkap Beda Swab PCR dan Tes Saliva Covid-19, Unggul Mana?

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2021 | 11:18 WIB
Ketua Satgas IDI Ungkap Beda Swab PCR dan Tes Saliva Covid-19, Unggul Mana?
Sebagai ilustrasi: Petugas memperlihatkan sampel dari hasil swab test Covid-19 di PRVKP FKUI, Jakarta, Senin (7/12/2020). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro tengah mempertimbangan penggunaan metode tes saliva untuk menguji Covid-19.

Dengan begitu diharapkan proses testing bisa lebih cepat dan pengambilan sampel bisa lebih mudah karena hanya menggunakan air liur.

Di sisi lain, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengatakan tes saliva laik dipertimbangan untu menegakkan diagnosa Covid-19 di Indonesia.

"Menurut saya layak dan bisa. Apalagi tes berbasis air liur ini telah mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA)," ujar Prof. Zubairi melalui cuitannya di Twitter dikutip Suara.com, Rabu (3/2/2021) 

Berbeda dengan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) yang menggunakan sampel usap dari belakang tenggorokan (nasofaring) dan belakang hidung (orofaring), tes saliva hanya membutuhkan sedikit sampel air liur.

Alat yang digunakan untuk mengambil sampel pada kedua tes ini berbeda, di mana tes swab PCR harus menggunakan Q-tip atau cotton bud panjang dimasukkan ke belakang lubang hidung dan tenggorokan lalu diputar. Tes swab PCR ini dalam dunia medis sering disebut metode invasive.

Sedangkan pada tes saliva, sampel air liur diambil tanpa memasukkan alat ke dalam rongga tubuh manusia, cukup meludah ke wadah kecil untuk nanti sampel tersebut dianalisis.

Itulah mengapa tes saliva dikenal dengan metode non-invasive karena tidak membutuhkan alat yang dimasukkan dalam tubuh.

"Karena cuma butuh sedikit sampel air liur, maka itu berefek pada kebutuhan waktu tesnya. Amat cepat. Bisa kurang dari satu menit. Seseorang pada dasarnya hanya meludah ke dalam wadah kecil saja untuk memberi sampel," terang Prof. Zubairi.

Sementara itu untuk proses pengujian sampel, pada tes swab PCR, sampel RNA virus harus lebih dulu diekstraksi sebelum dideteksi apakah mengandung virus corona SARS CoV 2.

Sedangkan proses pengujian sampel pada tes saliva, Profesor Spesialis Penyakit Dalam itu mengatakan "Pengujian Covid-19 tak memerlukan langkah ekstraksi. Tetapi dapat diganti dengan penambahan enzim yang dipanaskan. Nah, ekstraksi RNA ini butuh waktu yang agak lama,".

Metode pengambilan sampel yang mudah dan prosesnya yang lebih cepat, tes saliva bisa memudahkan petugas tes Covid-19.

"Tentunya hal ini amat membantu pekerjaan di laboratorium, karena akan lebih banyak hasil tes yang diperoleh. Dus, tes saliva memiliki tingkat akurasi sebesar 94 persen. Sebanding dengan hasil tes berbasis swab nasofaring (NP)," paparnya.

Keunggulan lain dari tes saliva dibanding tes swab adalah pasien tidak harus mendatangi rumah sakit atau laboratorium pengujian. Melainkan bisa memanfaatkan pengantar sampel ke rumah sakit atau laboratorium.

"Kalau bicara tes swab, seperti yang kita tahu, tes ini amat tergantung dengan tenaga kesehatan atau medis untuk melakukannya. Pun, bagi sedikit orang, tes swab juga membuat tidak nyaman karena merangsang batuk dan bersin," pungkas Prof. Zubairi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Ini Rute Pesawat Dengan Rapid Tes Antigen Gratis

Catat! Ini Rute Pesawat Dengan Rapid Tes Antigen Gratis

Batam | Senin, 01 Februari 2021 | 11:18 WIB

Apa Itu Tes Saliva?

Apa Itu Tes Saliva?

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 10:44 WIB

Sakit Patah Tulang, Dokter AH Tersangka Suap Proyek PCR Covid Tak Ditahan

Sakit Patah Tulang, Dokter AH Tersangka Suap Proyek PCR Covid Tak Ditahan

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:27 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB