alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Rapid Test dan PCR Bikin Anda Positif Covid-19?

M. Reza Sulaiman
CEK FAKTA: Rapid Test dan PCR Bikin Anda Positif Covid-19?
Petugas medis mengecek sampel peserta PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebuah pesan berantai yang mewanti-wanti masyarakat untuk tidak melakukan rapid test dan PCR beredar di media sosial. Benarkah? Simak cek fakta berikut ini.

Suara.com - Sebuah pesan berantai yang mewanti-wanti masyarakat untuk tidak melakukan rapid test dan PCR beredar di media sosial. Benarkah? Simak cek fakta berikut ini.

Pesan tersebut mengatakan pemeriksaan rapid test dan PCR merupakan cara penularan virus Corona yang menyebabkan Covid-19.

Berikut petikan narasi pesan yang beredar:

“Gara2 ada alat setan Rapid dan PCR yg di sumbang Bill gate..Dunia kacau balau meyakini ada virus hanya karena adanya alat setan ini!!!!! Masih Main2 alat setan
Maka harus siap di racuni obat yg di beri label ‘Antivirus’!! Agar bergejala berat sesak nafas,mual,nyeri dada,jantung berdebar pakai Ventilator!! Dokter yg ketakutan melihat gejala keracunan obat ini merengek2 minta di suntik racun! Bukan kah ini tampak seperti permainan setan!!!
Yg tidak percaya informasi saya,kata Jenderal Made: Biarkan aja Bu.. Nanti mereka kena karmanya sendiri!!”

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah MKD DPR Resmi Copot Fadli Zon dari Anggota DPR RI?

Hoaks rapid test dan PCR sebabkan positif Covid-19. (Dok. Tangkapan Layar Turnbackhoax.id)
Hoaks rapid test dan PCR sebabkan positif Covid-19. (Dok. Tangkapan Layar Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Laman turnbackhoax.id menulis, pesan ini diunggah oleh akun Lois Lois di media sosial Facebook pada tanggal 28 Januari 2021. Ia mengutip tangkapan layar dari media sosial Instagram oleh akun @rachay.mds.

Klaim tersebut mengatakan Tanzania merupakan satu-satunya negara di dunia yang bebas Covid-19, karena tidak pernah melakukan pemeriksaan rapid test dan PCR. Benarkah demikian?

Mengutip laman resmi WHO, Tanzania tercatat memiliki 509 kasus Covid-19 per 3 Februari 2021, dengan 21 korban meninggal dunia.

Tanzani pun mewajibkan adanya hasil tes PCR negatif Covid-19 bagi orang yang ingin masuk maupun keluar dari Tanzania.

Baca Juga: CEK FAKTA: Kaki Melepuh Efek Samping Vaksin Virus Corona

Kewajiban ini dilakukan demi menjaga perekonomian Tanzania dan terhindar dari kenaikan kasus Covid-19 yang signifikan.

Tes PCR hingga saat ini menjadi metode deteksi Covid-19 paling akurat. Namun, tes ini tidak dapat mengidentifikasi pada orang yang baru saja terinfeksi karena virus kemungkinan belum berkembang biak di tenggorokan dan hidung.

Kesimpulan: Hoaks

Rapid test maupun PCR tidak menyebabkan infeksi virus Corona penyebab Covid-19. Begitu pun dengan klaim Tanzania yang bebas Covid-19, dibantah oleh laporan WHO.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar