Ahli Kesehatan AS Ungkap Perokok Masuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 05 Februari 2021 | 13:24 WIB
Ahli Kesehatan AS Ungkap Perokok Masuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19
Ilustrasi asap rokok. [Shutterstock]

Suara.com - Ahli kesehatan Amerika Serikat (AS) mengungkapkan alasan bahwa perokok adalah salah satu kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19. Beberapa tidak setuju dengan panduan tersebut dan telah mengungkapkan rasa frustrasi mereka di media sosial.

“Saya dapat melihat mengapa orang akan merasa seolah-olah itu tidak adil, tetapi perokok secara umum berisiko lebih tinggi untuk menjadi lebih sakit ketika mereka mengembangkan Covid-19,” kata Dr. Samuel Kim, seorang ahli bedah toraks di Northwestern Medicine di Chicago, dikutip dari USA Today.

Sebuah penelitian, yang diterbitkan 25 Januari di jurnal peer-review JAMA Internal Medicine, menemukan bahwa orang yang merokok atau pernah merokok di masa lalu lebih mungkin dirawat di rumah sakit atau meninggal karena Covid-19 daripada orang yang tidak merokok.

"Penemuan bahwa merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko hasil buruk dari Covid-19 tidaklah mengherankan,” kata rekan penulis studi Dr. Joe Zein, ahli paru di Klinik Cleveland. Sebab merokok menyebabkan perubahan struktural pada saluran pernapasan dan membahayakan kemampuan orang untuk melawan infeksi.

Perokok juga lebih cenderung memiliki penyakit lain seperti tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner dan penyakit paru obstruktif kronik, atau PPOK, yang selanjutnya meningkatkan risiko hasil yang buruk, tambahnya.

Dampak merokok pada keluarga. (Shutterstock)
Dampak merokok pada keluarga. (Shutterstock)

Studi Klinik Cleveland menemukan bahwa pasien Covid-19 yang merupakan perokok lebih dari 30 bungkus per tahun memiliki kemungkinan rawat inap 2,25 kali lebih tinggi. Selain itu 1,89 kali lebih mungkin untuk dirawat di rumah sakit serta meninggal dibanding mereka yang tidak pernah merokok.

Merokok merupakan faktor risiko yang signifikan untuk infeksi bakteri dan virus. Zein mengatakan merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi pneumokokus invasif 2- sampai 4 kali lipat.

Di sisi lain risiko penyakit influenza dan tingkat keparahannya juga secara signifikan lebih tinggi pada perokok dibandingkan bukan perokok, dan di negara berkembang, merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko tuberkulosis.

"Jika Anda berpikir saluran udara seperti tembok tinggi yang melindungi kastil, merokok seperti membuat lubang di dinding ini,” kata Dr. Brigitte Gomperts, seorang profesor kedokteran paru dan anggota dari UCLA Jonsson Comprehensive Cancer Center. "Merokok mengurangi pertahanan alami dan memungkinkan virus masuk."

baca juga

Kim dari Northwestern Medicine mengatakan beberapa penelitian telah menemukan merokok juga dapat memengaruhi sistem kekebalan sehingga tubuh tidak dapat membersihkan infeksi sebaik orang normal.

Jika infeksi Covid-19 berkembang menjadi penyakit parah dan kerusakan paru-paru, beberapa pasien memerlukan transplantasi paru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Temukan Obat Asam Urat Bantu Pasien Covid-19 Cepat Pulih

Penelitian Temukan Obat Asam Urat Bantu Pasien Covid-19 Cepat Pulih

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 13:16 WIB

Laporan China: Silent Carrier Internasional Tingkatkan Kasus Virus Corona

Laporan China: Silent Carrier Internasional Tingkatkan Kasus Virus Corona

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 12:40 WIB

Risiko Efek Samping Penyintas Covid-19 Usai Vaksin Lebih Besar, Kok Bisa?

Risiko Efek Samping Penyintas Covid-19 Usai Vaksin Lebih Besar, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 12:30 WIB

Terkini

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

×