Kemenkes Bakal Distribusikan Rapid Tes Antigen ke Seluruh Puskesmas RI

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 05 Februari 2021 | 21:34 WIB
Kemenkes Bakal Distribusikan Rapid Tes Antigen ke Seluruh Puskesmas RI
Peneliti melakukan formulasi Rapid Test CePAD Antigen di Pusat Riset Bioteknologi Molekular dan Bioinformatika Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). [Antara/M Agung Rajasa/aww/aa]

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI akan mendistribusikan rapid antigen ke puskesmas seluruh Indonesia untuk meningkatkan testing Covid-19.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan 3T (testing, tracing, dan treatment) untuk mengendalikan pandemi Covid-19. 

"Pada tingkat puskesmas kita akan mendistribusi rapid antigen. Di mana rapid antigen ini bisa langsung digunakan teman-teman di puskesmas untuk  menegakkan diagnosis Covid-19," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dalam acara temu media, Jumat (5/2/2021).

Melalui pendistribusian swab rapid antigen ini, petugas puskesmas tidak perlu lagi mengambil sampel, lalu dikirimkan ke klinik untuk menunggu hasil. 

Ilustrasi rapid test antigen. [Medakit Ltd/Unsplash]
Ilustrasi rapid test antigen. [Medakit Ltd/Unsplash]

Tapi petugas bisa langsung melakukan tes di tempat pada mereka yang suspek atau kontak erat dengan orang positif Covid-19. 

Swab rapid antigen adalah metode tes yang sampelnya diambil melalui usapan di belakang hidung. Hasilnya bisa diketahui dalam waktu kurang dari 1 jam, berbeda dengan swab PCR yang membutuhkan waktu lebih lama namun akurasinya sangat tinggi.

"Tapi sekarang kan sudah bisa langsung dengan pemeriksaan antigen," tutur Nadia.

Tak main-main sebanyak 80.400 tenaga traser atau orang yang akan melakukan tracing akan disebar di seluruh kecamatan, untuk mendeteksi orang yang terinfeksi atau suspek Covid-19. Dalam pelacakan juga bekerjasama dengan banyak pihak seperti tokoh agama.

Termasuk melibatkan Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan Babinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang akan mengatur isolasi mereka yang positif Covid-19 di lingkungannya, khususnya positif Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.

baca juga

"Teman-teman di satgas Covid-19 di kecamatan Babinsa dan ada Babinkamtibmas untuk sama-sama membantu tracing dan membantu memonitoring isolasi," jelas Nadia.

Sejumlah langkah ini diambil agar target kontak tracing dari yang tadinya 5 sampai 8 orang per satu kasus positif Covid-19, ditambah menjadi 15 hingga 20 orang per satu kasus positif Covid-19. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Akan Periksa Alat Rapid Test Covid-19 Dijual Bebas di Pasar Pramuka

Polisi Akan Periksa Alat Rapid Test Covid-19 Dijual Bebas di Pasar Pramuka

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:54 WIB

Nakes Mukomuko Pingsan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Nakes Mukomuko Pingsan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Jawa Tengah | Jum'at, 05 Februari 2021 | 16:31 WIB

Satu Staf UGD Puskesmas Bebandem Positif Covid-19 dan 7 Orang Kena Tracing

Satu Staf UGD Puskesmas Bebandem Positif Covid-19 dan 7 Orang Kena Tracing

Bali | Jum'at, 05 Februari 2021 | 14:29 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×