Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Alami Rasa Sakit Aneh di Kaki

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 06 Februari 2021 | 13:28 WIB
Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Alami Rasa Sakit Aneh di Kaki
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Ekta Lodhi, seorang wanita asal Jabalpur, India menceritakan pengalamannya terinfeksi virus corona Covid-19 bersama ibunya. Bahkan ia juga harus merawat sang ibu ketika berusaha mengontrol tubuhnya sendiri.

Awalnya, ibu Ekta Lodhi mengalami demam tinggi 38,3 derajat celcius selama 3 hari sejak 26 September 2020. Saat itu, Ekta yang mencoba memberi ibunya parasetamol karena mengira bukan gejala virus corona.

Ekta juga cukup yakin bahwa ibunya tidak terinfeksi virus corona Covid-19 karena mereka tidak keluar rumah selama 7 bulan terakhir, terutama ibunya.

Setelah 2 hari ibunya menderita demam tinggi, Ekta juga mulai mengalami sakit kepala parah selama 3 hari. Saat itu, suhu tubuh ibunya sudah tidak terlalu tinggi seperti semula, yakni kisaran 37 derajat celcius. Tetapi, ibunya merasa lebih kelelahan dari sebelumnya.

Pada 1 Oktober 2020, Ekta Lodhi mulai memutuskan pergi ke dokter untuk melakukan tes virus corona Covid-19. Sebab, mereka berdua mengalami demam hampir seminggu, badan pegal dengan sensasi aneh di kaki, sakit kepala parah hingga hilangnya indra penciuman dan kelelahan.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Pada 2 Oktober 2020 dilansir dari Times of India, mereka berdua pun dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19. Kemudian, mereka memutuskan untuk isolasi mandiri di rumah selama 17 hari.

Ekta dan ibunya isolasi di lantai dua rumahnya, berpisah dengan ayahnya yang berada di lantai dasar. Mereka juga berusaha menjaga orang di sekitarnya tetap aman dan berjarak dengan mereka.

Selama 10 hari isolasi, kondisi ibunya masih belum membaik dan Ekta mulai ketakutan. Karena, ibunya terus mengalami demam tinggi, muntah dan disertai batuk.

Apalagi ibunya memiliki riwayat diabetes yang mungkin memicu kondisinya terus memburuk akibat virus corona, Bahkan Ekta sempat memeriksa kadar gula darah ibunya mencapai 420.

Karena takut terjadi hal buruk, Ekta berusaha menurunkan kadar gula darah ibunya. Ia juga terus memeriksa level SPO2-nya yang tetap konsisten di angka 98 persen.

Saat itu, Ekta sudah mempersiapkan diri mengantarkan sang ibu ke rumah sakit jika diperlukan. Tapi beruntungnya, kondisi ibunya mulai membaik setelah 2 hari.

Ekta berpendapat bahwa kadar gula darah tinggi menjadi penyebab utama kondisi ibunya tak kunjung membaik. Karena, kondisi ibunya mulai membaik ketika mulai menjaga pola makannya.

Pada 20 Oktober 2020, mereka berdua pun dinyatakan bebas isolasi karena kondisinya yang sudah sangat baik. Ekta sendiri hanya mengalami demam ringan dan sakit kepala ketika terinfeksi virus corona.

Selain itu, Ekta juga merasakan sakit yang aneh di badannya, terutama di bagian kakinya yang hanya terjadi di awal infeksi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Munculnya Vaksin Bikin Covid-19 Akan Seperti Flu Musiman

Munculnya Vaksin Bikin Covid-19 Akan Seperti Flu Musiman

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 13:17 WIB

Efek Samping Minum Ibuprofen, Cek Perubahan Warna Feses saat BAB!

Efek Samping Minum Ibuprofen, Cek Perubahan Warna Feses saat BAB!

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 12:23 WIB

Hal yang Perlu Dihindari dan Harus Dilakukan Usai Vaksinasi Covid-19

Hal yang Perlu Dihindari dan Harus Dilakukan Usai Vaksinasi Covid-19

Your Say | Sabtu, 06 Februari 2021 | 12:08 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB