Efek Samping Minum Ibuprofen, Cek Perubahan Warna Feses saat BAB!

Sabtu, 06 Februari 2021 | 12:23 WIB
Efek Samping Minum Ibuprofen, Cek Perubahan Warna Feses saat BAB!
Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)

Suara.com - Ibuprofen adalah obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas dan bisa digunakan mengatasi berbagai keluhan, seperti sakit punggung, nyeri haid dan sakit gigi. Obat ini juga berfungsi mengobati peradangan, seperti ketegangan dan keseleo, serta nyeri akibat artritis.

Umumnya, minum ibuprofen aman bagi kebanyakan orang, tapi konsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan efek samping serius. NHS menjelaskan konsumsi terlalu banyak minum ibuprofen melalui mulut bisa berbahaya.

Contohnya seperti kotoran hitam dan darah dalam muntahan Anda. Selain itu, feses berwarna hitam atau darah dalam muntahan adalah tanda pendarahan di perut.

Efek samping minum ibuprofen serius lainnya termasuk rasa mual dan muntah, sakit perut, kelelahan atau mengantuk, telinga berdenging dan kesulitan bernapas. Seseorang harus menghubungi dokter jika mengonsumsi ibuprofen melebihi dosis maksimum.

Menurut badan kesehatan di Inggris, batas aman konsumsi ibuprofen adalah 200 mg hingga 400 mg dalam 3 sampai 4 kali sehari.

Ilustrasi obat-obatan (pixabay)
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

"Pastikan minum ibuprofen tidak lebih dari 1.200 mg dalam 24 jam," jelas badan kesehatan tersebut dikutip dari Express.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan obat antiinflamasi non steroid (NSAID), seperti ibuprofen atau aspirin dengan atau setelah makan atau susu.

Cara kerja ibuprofen

Pada dasarnya, obat penghilang rasa sakit bekerja secara berbeda-beda. Obat antiinflamasi non steroid (NSAID), seperti ibuprofen dan aspirin bekerja dengan mengubah cara tubuh Anda merespons rasa sakit dan bengkak.

Baca Juga: Temuan Baru, Obat Antivirus Nabati Bisa Atasi Virus Corona Covid-19

Obat pereda nyeri ringan, seperti kodein bekerja dengan memblokir pesan nyeri di otak dan sumsum tulang belakang.

"Dokter tidak yakin persis bagaimana parasetamol bekerja tetapi diperkirakan bisa memblokir sinyal rasa sakit ke otak Anda," jelas badan kesehatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI