Alami Gejala Virus Corona, Dokter Sebut Wanita Ini Hanya Paranoid

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 08 Februari 2021 | 18:30 WIB
Alami Gejala Virus Corona, Dokter Sebut Wanita Ini Hanya Paranoid
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Seorang wanita India bernama Priyanka Chaliyawala menceritakan pengalamannya ketika terinfeksi virus corona Covid-19 dengan gejala hilangnya indra penciuman dan perasa.

Sayangnya, dokter justru mengatakan Priyanka Chaliyawala hanya mengalami paranoid, bukan terinfeksi virus corona Covid-19. Meski begitu, Priyanka tetap membulatkan tekad untuk menjalani tes Covid-19.

Saat memersiapkan festival Diwali, Priyanka sudah merasa sedikit kelelahan dan tubuhnya mulai terasa sakit. Kala itu, Priyanka berpikir kondisinya hanya karena pekerjaan rumah tangga yang harus dilakukannya.

Meski begitu, perempuan 34 tahun ini menyempatkan diri untuk tidur sebentar dengan harapan tubuhnya menjadi lebih baik. Tapi lambat laun, ia merasa demam dalam tubuhnya semakin meningkat hingga 37,2 derajat celcius dan langsung memutuskan isolasi mandiri.

Seiring berlalunya waktu, demam Priyanka turun tanpa minum obat apa pun dan tubuhnya mulai membaik. Karena itu, Priyanka berpikir hanya kelelehan biasa, bukan terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Ia kemudian sempat beraktivitas seperti biasa sebagai seorang ibu. Tetapi, ia tetap tidur di kamar yang berbeda dengan suami dan anak-anaknya karena merasa ada sesuatu yang berbeda dalam tubuhnya.

Esok harinya, Priyanka mengalami sedikit iritasi di tenggorokan. Ia pun tidak mengabaikan kondisinya begitu saja dan segera konsultasi dengan dokter.

Priyanka sempat meminta untuk menjalani tes swab, tapi dokter menolak karena menilai gejalanya masih terlalu dini. Sedangkan, Priyanka sendiri sangat yakin kondisinya dipengaruhi oleh virus atau flu, karena ia belum mengembangkan gejala umum virus corona Covid-19.

Sayangnya, Priyanka harus kembali pulang dengan beberapa obat yang diresepkan dokternya. Sementara itu, Priyanka juga mulai menjalani pengobatan rumah, seperti minum air hangat, berkumur dan uap untuk radang tenggorokan.

Dua hari berikutnya, rasa sakitnya mulai mereda dan dia lupa dengan semuanya yang terkait virus corona Covid-19. Meski begitu, ia tetap memakai masker dan tidak melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Seandainya ia positif virus corona Covid-19, ia tetap tidak ingin anggota keluarganya yang lain ikut terinfeksi. Di sisi lain, semua anggota keluarganya berusaha meyakinkan Priyanka bahwa dirinya baik-baik saja dan tidak menunjukkan gejala virus corona Covid-19.

Hari berikutnya, Priyanka semakin merasa kehilangan indra penciuman dan perasa. Saat itu, Priyanka menyadari bahwa kondisi tersebut adalah gejala karakteristik virus corona Covid-19.

Priyanka lalu memastikan kondisinya sendiri. Tetapi, laporan darah dan HRCT ternyata negatif. Dokter pun justru menertawakan dan menyebut Priyanka hanya terlalu panik. Bahkan dokter yakin hasil tes PCR Priyanka akan dinyatakan negatif virus corona.

Meski begitu, Priyanka terus berusaha meyakinkan dokter untuk memberinya perawatan seperti pasien virus corona karena kondisinya yang sedikit berbeda. Sampai akhirnya, ia mendapat kabar bahwa hasil tes PCR menyatakan positif virus corona Covid-19.

Priyanka pun tak menyangka dugaannya benar dan tidak paham di mana ia tertular virus corona Covid-19. Di sisi lain, ia juga bersyukur bahwa virus corona yang menyerang tubuh tidak terlalu ganas atau parah.

Ia hanya mengalami dampak besar pada kesehatan mentalnya. Beberapa hari terakhir bagaikan neraka untuk Priyanka karena harus berpisah dengan suami dan anak-anaknya akibat virus corona.

"Saya sangat sedih karena tidak bisa melihat mereka selama berhari-hari dan itu terasa menyakitkan. Setiap saat berlalu seperti bom waktu bagi saya, kapan saya keluar dari rumah sakit dan dinyatakan aman," ujar Priyanka dikutip dari Times of India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Efek Samping Penyintas Covid-19 Usai Vaksin Lebih Besar, Kok Bisa?

Risiko Efek Samping Penyintas Covid-19 Usai Vaksin Lebih Besar, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 12:30 WIB

Teliti Asal Usul Virus Corona, Tim WHO Bakal Teliti Gua Kelelawar di China

Teliti Asal Usul Virus Corona, Tim WHO Bakal Teliti Gua Kelelawar di China

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:42 WIB

Benarkah Cuci Hidung Bisa Cegah Virus Corona? Begini Kata WHO!

Benarkah Cuci Hidung Bisa Cegah Virus Corona? Begini Kata WHO!

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 18:46 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB