Studi: Pola Makan Anak Berpegaruh pada Kesehatan Usus Seumur Hidup

Arendya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2021 | 11:46 WIB
Studi: Pola Makan Anak Berpegaruh pada Kesehatan Usus Seumur Hidup
Ilustrasi: Anak-anak makan Pizza. (Shutterstock)

Suara.com - Pola makan kanak-kanak bisa berpengaruh pada kesehatan di masa dewasa. Bahkan menurut penelitian, pola makan yang tidak sehat di masa kanak-kanak dapat mengubah mikrobioma seumur hidup.

Melansir dari Heatlhshots, studi oleh para peneliti UC Riverside menunjukkan penurunan yang signifikan dalam jumlah total dan keragaman bakteri usus pada tikus dewasa yang diberi makanan tidak sehat saat remaja. Penelitian ini telah diterbitkan pada Journal of Experimental Biology.

“Kami mempelajari tikus, tetapi efek yang kami amati setara dengan anak-anak yang menjalani pola makan ala Barat yang tinggi lemak dan gula di mana berpengaruh pada mikrobioma usus mereka masih terpengaruh hingga enam tahun setelah pubertas,” jelas ahli fisiologi evolusioner UCR, Theodore Garland.

Mikrobioma mengacu pada semua bakteri serta jamur, parasit, dan virus yang hidup di dalam dalam manusia atau hewan. Sebagian besar mikroorganisme ini ditemukan di usus, dan kebanyakan membantu, merangsang sistem kekebalan, memecah makanan, dan membantu mensintesis vitamin kunci.

Anak 6 tahun sakit perut akibat menelan tangkai permen lollipop.
Anak 6 tahun sakit perut akibat menelan tangkai permen lollipop.

Dalam tubuh yang sehat, ada keseimbangan antara organisme patogen dan menguntungkan. Namun, jika keseimbangannya terganggu, baik melalui penggunaan antibiotik, penyakit, atau pola makan yang tidak sehat maka tubuh bisa jadi mudah terserang penyakit.

Para peneliti menekankan bahwa jumlah bakteri seperti Muribaculum intestinale berkurang secara signifikan pada kelompok diet Barat. Jenis bakteri ini terlibat dalam metabolisme karbohidrat. Para peneliti juga percaya spesies bakteri ini dan keluarga bakteri yang dimilikinya, dapat memengaruhi jumlah energi yang tersedia untuk tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kunci Cegah Penyakit Kronis, Makan Sehat dan Olahraga

Dua Kunci Cegah Penyakit Kronis, Makan Sehat dan Olahraga

Health | Minggu, 07 Februari 2021 | 14:25 WIB

Meski dalam Porsi Banyak, 6 Asupan Berikut Tetap Aman Dikonsumsi

Meski dalam Porsi Banyak, 6 Asupan Berikut Tetap Aman Dikonsumsi

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:30 WIB

Hari Kanker Sedunia, Yuk Cegah dengan 5 Pola Makan Sehat Berikut

Hari Kanker Sedunia, Yuk Cegah dengan 5 Pola Makan Sehat Berikut

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB