Vaksin Sinovac Boleh Disuntikkan ke Lansia, Bagaimana Hasil Uji Klinisnya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2021 | 16:44 WIB
Vaksin Sinovac Boleh Disuntikkan ke Lansia, Bagaimana Hasil Uji Klinisnya?
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Foto: Humas/Jay)

Suara.com - Badan Pengawsas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 CoronaVac, buatan Sinovac, bagi orang lanjut usia (lansia) 60 tahun ke atas.

Melalui surat edaran tertanggal 5 Febuari 2021 yang ditandatangani kepala BPOM Dr. Penny K Lukito, PT Biofarma mengajukan dua poin perubahan, yaitu:

1. Penambahan indikasi untuk populasi lansia (60 tahun ke atas) dengan interval penyuntikan 0 dan 28 hari.
2. Penambahan alternatif interval penyuntikan 0 dan 28 hari untuk populasi dewasa 18-59 tahun.

Menanggapi surat tersebut, BPOM setuju untuk menambah indikasi dan posologi vaksin CoronaVac dalam penggunaan emergensi terbatas.

Berdasarkan data uji klinis Fase I dan Fase II CoronaVac yang dirilis di The Lancet pada awal bulan ini, vaksin aman dan stabil saat diberikan kepada orang dewasa sehat berusia 60 tahun ke atas.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac disimpan di Kantor Pusat Bio Farma Kota Bandung / [Foto: Sekretariat Presiden]
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac disimpan di Kantor Pusat Bio Farma Kota Bandung / [Foto: Sekretariat Presiden]

Uji klinis Fase I dan Fase II oleh Sinovac telah melibatkan 422 orang dewasa berusia 60 tahun ke atas di kota Renqiu, Provinsi Hebei China Utara antara Mei dan Juni 2020, lapor Global Times.

Uji klinis menunjukkan vaksin Sinovac ditoleransi dengan baik oleh tubuh dan imunogenik lansia, dengan tanggapan antibodi penawar terhadap virus corona tidak berkurang pada kelompok ini.

Efek samping yang diketahui ringan atau sedang, dan yang paling sering dilaporkan adalah nyeri di tempat suntikan (pada 39 peserta) dan demam (pada 14 peserta). Sebagian besar efek samping ini muncul dalam tujuh hari setelah vaksinasi dan mereka pulih dalam waktu 48 jam.

Namun, presiden Asosiasi Industri Vaksin China, Feng Duojia, mengatakan bahwa diperlukan data uji klinis Fase III dan persetujuan dari otoritas obat untuk orang tua yang akan divaksinasi.

Perwakilan Sinovac mengatakan bahwa data uji klinis II tidak dapat mewakili kemanjuran tahap III. Sebab, tahap II memantau tingkat antibodi, sednagkan tahap III mengevaluasi tingkat pengurangan risiko infeksi melalui penilaian jumlah kasus Covid-19 di uji coba double-blind, terkontrol plasebo.

Feng mencatat bahwa Sinovac kemungkinan akan mengumumkan data Fase III tentang kelompok lansia dan remaja pada liburan Tahun Baru China, yang dimulai pada 12 Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

203 Nakes Lansia di Sumsel Divaksin Covid 19

203 Nakes Lansia di Sumsel Divaksin Covid 19

Sumsel | Selasa, 09 Februari 2021 | 08:47 WIB

Kemenkes Targetkan 11.600 Nakes Lansia Segera Divaksin Covid-19

Kemenkes Targetkan 11.600 Nakes Lansia Segera Divaksin Covid-19

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 07:22 WIB

Nakes Lansia 67 Tahun Orang Pertama Divaksin Covid-19 di RSUP Adam Malik

Nakes Lansia 67 Tahun Orang Pertama Divaksin Covid-19 di RSUP Adam Malik

Sumut | Selasa, 09 Februari 2021 | 00:10 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB