Waspadai Gatal pada Organ Intim, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2021 | 19:12 WIB
Waspadai Gatal pada Organ Intim, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2
Ilustrasi gatal di organ intim bisa menjadi tanda gejala diabetes tipe 2. (shutterstock)

Suara.com - Tak disangka, organ intim yang gatal pada wanita dan pria ternyata bisa menjadi tanda diabetes tipe 2. Ingin tahu mengapa bisa begitu? Simak ulasan lengkapnya.

Saat tubuh resisten terhadap insulin, maka seseorang akan rentan terhadap berbagai jenis masalah penyakit. Sayangnya, banyak pasien diabetes yang telat menyadari kondisinya karena gejalanya yang tidak jelas.

Padahal diagnosis dini diabetes bisa membantu mencegah kondisi pasien semakin parah dan komplikasi serius akibat penyakit.

Dilansir dari Express, NHS mengatakan bahwa gatal di sekitar organ intim, penis atau vagina yang terjadi berulang kali dan tak kunjung hilang bisa menjadi tanda diabetes.

Gatal di sekitar organ intim menandakan pasien terserang sariawan. Sariawan adalah infeksi jamur yang menyerang pada pria dan wanita.

Sariawan pada pria bisa menyebabkan iritasi, rasa terbakar dan kemerahan di sekitar kepala penis dan bawah kulup. Bagian ini akan mengeluarkan cairan putih yang berbau tidak sedap.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Seorang pria dengan sariawan mungkin merasa sulit menarik kulupnya kembali ketika terserang penyakit ini. Sedangkan, wanita yang mengalami sariawan mungkin akan merasakan gatal-gatal dan iritasi di sekitar vagina.

Wanita juga mungkin mengalami keputihan yang biasanya tidak berbau. Tapi, mereka juga akan merasakan sakit dan perih saat berhubungan seks maupun buang air kecil.

Jika Anda mengalami sariawan lebih dari empat kali dalam 12 bulan, maka Anda perlu konsultasi dengan dokter. Karena, masalah kesehatan ini bisa menandakan diabetes tipe 2.

Adapun gejala diabetes tipe 2 lainnya, termasuk kencing terlalu sering di malam hari, haus sepanjang waktu, kelelahan, penurunan berat badan tanpa sebab, luka yang lama sembuh dan penglihatan kabur.

Cara mencegah

Diabetes UK merekomendasikan untuk mengurangi minuman bersoda dan berenergi yang mengandung banyak gula. Jika Anda minum air, susu biasa, teh atau kopi, sebaiknya hindari gula.

Anda juga bisa memilih makanan karbohidrat seperti roti gandum utuh, nasi, pasta dan tepung. Karbohidrat sehat termasuk buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, seperti buncis, dan lentil.

Anda juga harus menghindari daging merah dan olahan, seperti sosis, daging sapi, dan domba. Lebih baik cukupi asupan protein dari kacang-kacangan, telur, ikan, ayam, dan lentil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Covid-19 Parah Bisa Picu Diabetes, Wortel untuk Penderita Kolesterol

Hits: Covid-19 Parah Bisa Picu Diabetes, Wortel untuk Penderita Kolesterol

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 09:41 WIB

Awas, 5 Penyakit Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19

Awas, 5 Penyakit Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:59 WIB

Menurut Pakar, Ada Kemungkinan Covid-19 Parah Picu Diabetes

Menurut Pakar, Ada Kemungkinan Covid-19 Parah Picu Diabetes

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 13:54 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB