Makin Merajalela, Varian Baru Virus Corona California Menyebar ke 6 Negara!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:03 WIB
Makin Merajalela, Varian Baru Virus Corona California Menyebar ke 6 Negara!
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Varian baru virus corona yang pertama kali muncul di California Selatan musim panas kemarin telah menyebar ke lebih dari 10 negara bagian Amerika Serikat dan beberapa negara lain.

Varian yang dikenal sebagai CAL.20C ini pertama kali terdeteksi dalam satu kasus di Los Angeles County pada Juli 2020, tetapi tidak muncul lagi di California Selatan hingga Oktober 2020.

Kemudian, dilansir Live Science, kasus varian ini meroket di Los Angeles saat musim dingin tergabung dalam kasus virus corona secara keseluruhan.

Sekarang, hampir 50% dari kasus Covid-19 di California Selatan adalah CAL.20C dan sekitar sepertiga kasus di California berdasarkan analisis genom yang diunggah ke database global GISAID.

Pada akhir Januari ini, peneliti menemukan varian tersebut telah menyebar ke 19 negara bagian dan enam negara lain, yakni Australia, Denmark, Israel, Selandia Baru, Singapura dan Inggris.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Peneliti menduga varian di negara tersebut dibawa oleh pelancong dari California Selatan.

"CAL.20C sedang bergerak, dan kami pikir orang Californialah yang menggerakkannya," kata Jasmine Plummer, ilmuwan peneliti di Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles.

Varian CAL.20C, yang juga dikenal sebagai B.1.429, memiliki lima mutasi yang berbeda. Tiga di antaranya terdapat pada protein lonjakan.

Namun, para ilmuwan masih belum tahu apakah CAL.20C lebih menular daripada jenis virus corona lainnya.

baca juga

Penelitian varian California Selatan ini dilakukan oleh Cedars-Sinai Medical Center dan terbit pada Kamis (11/2/2021) di jurnal JAMA.

Para peneliti Cedars-Sinai terus mempelajari CAL.20C untuk menentukan apakah lebih menular, lebih parah atau lebih resisten terhadap vaksin dibanding jenis lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

California Mencatat Sudah 44.495 Jiwa Meninggal Dunia Akibat COVID-19

California Mencatat Sudah 44.495 Jiwa Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Your Say | Rabu, 10 Februari 2021 | 13:09 WIB

Peneliti California: Chef Lebih Berisiko Meninggal Akibat Virus Corona

Peneliti California: Chef Lebih Berisiko Meninggal Akibat Virus Corona

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:39 WIB

Kekhawatiran Varian Virus Corona California: Ditemukan dalam Wabah Besar

Kekhawatiran Varian Virus Corona California: Ditemukan dalam Wabah Besar

Health | Selasa, 19 Januari 2021 | 13:57 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×