Polusi Udara Dalam Ruangan Sama Buruknya dengan di Luar, Ini Bahayanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 13 Februari 2021 | 14:30 WIB
Polusi Udara Dalam Ruangan Sama Buruknya dengan di Luar, Ini Bahayanya!
Ilustrasi keluarga di rumah (shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar orang telah menghabiskan banyak waktu di rumah saja selama pandemi virus corona Covid-19. Situasi ini memengaruhi kesehatan, tetapi juga melindungi kita dari polusi udara di luar ruangan.

Tapi, banyak orang tidak paham bahwa ada alergen dalam ruangan tertentu yang bisa membuat orang rentan terhadap alergi serius.

Anda pasti sudah berusaha untuk memastikan lingkungan rumah selalu bersih dengan rajin menyapu, mengepel dan membersihkan debu.

Sayangnya, ada jejak debu tersembunyi yang terdiri dari alergen kecoa, tunga debu, anjing, jamur dan bakteri yang bisa tertinggal di permukaan tempat makan, duduk, tempat bermain dan tempat tidur.

Metode pembersihkan rumahan biasanya pun mungkin tidak akan menghilangkan jejak debu ini sepenuhnya. Karena itu, seseorang akan rentan terhadap alergen tertentu.

Ilustrasi polusi udara. (Elements Envato)
Ilustrasi polusi udara. (Elements Envato)

"Sebagian besar pasien asma mengaku mengalami gejala ketika membersihkan rumah, mengambil pakaian dari lemari atau melihat jamur di musim hujan. Tungau debu rumah, bulu hewan peliharaan, asap dari dapur dengan ventilasi buruk adalah pemicu serangan alergen dan memperburuk gejalanya," kata Dr Lancelot Pinto dikutip dari Times of India.

Bahkan AC ruangan yang buruk, debu di karpet dan ruangan tertutup berkontribusi memperburuk gejalanya. Apalagi kebanyakan orang terlalu memperhatikan polusi udara di luar tanpa memperhatikan polutan dari dalam rumah sendiri.

Sedangkan, sekarang ini banyak orang lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah akibat pandemi. Sirkulasi udara yang baik pun telah menjadi perhatian selama pandemi.

Dalam studi yang dilakukan oleh FRAC dan Dyson, terdapat beberapa temuan yang mengejutkan. Sebagian besar rumah menunjukkan adanya alergen anjing dan tungau debu.

baca juga

Tungau debu dan alergen kecoa adalah pemicu umum alergi sepanjang tahun dan gejala asma. Jenis jamur yang biasanya tumbuh di area lembap di dalam rumah dan mobil dalam kondisi hangat juga bisa memicu alergi.

Selain itu, bayi juga memiliki risiko masalah kesehatan akibat polutan dalam debu rumah tangga 100 kali lebih besar daripada orang dewasa.

Anda juga perlu memahami bahwa udara di rumah bisa mengandung banyak sekali zat, dari partikel seperti debu, alergen, VOC NO2 dan benzena.

Semua zat itu dikenal berpotensi menyebabkan masalah pernapasan dan kardiovaskular. Zat ini juga bisa mengiritasi mata, tenggorokan dan kulit yang menyebabkan berbagai reaksi alergi.

Paparan debu tingkat tinggi dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan, terutama di kalangan anak kecil, lansia dan orang yang sudah memiliki gangguan pernapasan serta jantung.

Karena itu, semua orang perlu melakukan pembersihan rumah yang lebih efektif dan rutin untuk menghilangkan semua debu yang tersembunyi. Anda bisa menggunakan vacum cleaner secara teratur, pembersihan ventilasi dan memantau kualitas udara dalam ruangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak Banjir karena Tak Ikuti Anjuran Ganjar, Pria Ini Minta Ampun

Terjebak Banjir karena Tak Ikuti Anjuran Ganjar, Pria Ini Minta Ampun

Jogja | Minggu, 07 Februari 2021 | 18:12 WIB

Tak Terdampak Jateng di Rumah Aja, Wisatawan ke Gunungkidul Melonjak

Tak Terdampak Jateng di Rumah Aja, Wisatawan ke Gunungkidul Melonjak

Jogja | Minggu, 07 Februari 2021 | 10:19 WIB

Kota Bandung Terapkan Weekend di Rumah Aja Hari Ini dan Besok

Kota Bandung Terapkan Weekend di Rumah Aja Hari Ini dan Besok

Video | Sabtu, 06 Februari 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×