Cinta Tidak Perlu Dibuktikan dengan Bercinta, Begini Penjelasan Pakar

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 14 Februari 2021 | 20:55 WIB
Cinta Tidak Perlu Dibuktikan dengan Bercinta, Begini Penjelasan Pakar
Ilustrasi Pasangan (Pexels/Andrea)

Suara.com - Brand Manager Fiesta Condoms, David Dwi Santoso, mengatakan masih banyak anak muda Indonesia yang belum mengerti pentingnya kesehatan reproduksi seksual dalam sebuah hubungan percintaan.

Menurutnya, mereka juga belum bisa membedakan antara cinta dan nafsu, sehingga beberapa dari mereka seringkali terjebak dalam hubungan toxic atau beracun.

"Untuk itu, kami ingin memberikan insight guna mengatasi problema relationship bagi kaum gen Z," kata David, dalam webinar "Apa Perlu Bercinta, Biar Cinta?" pada Minggu (14/2/2021).

Ada beberapa aspek cinta menurut Ribert J Sternberg, dan ini disebut The Triangular Theory of Love, yakni:

  • Intimacy: perasaan kedekatan, perasaan kedekatan, keterhubungan, dan keterikatan dalam hubungan
    cinta termasuk di dalamnya perasaan yang menimbulkan pengalaman kehangatan dalam hubungan cinta.
  • Passion: gairah mengacu pada dorongan yang mengarah pada romansa, ketertarikan fisik, penyempurnaan seksual, dan fenomena terkait dalam hubungan cinta.
  • Commitment: dalam jangka pendek menyangkut keputusan bahwa seseorang mencintai satu sama lain, dan dalam jangka panjang, merupakan bentuk komitmen seseorang untuk mempertahankan cinta itu.
Webinar "Apa Perlu Bercinta, Biar Cinta?" (DKT Indonesia)
Webinar "Apa Perlu Bercinta, Biar Cinta?" (DKT Indonesia)

"Idealnya, cinta yang sehat memiliki tiga komponen tersebut," jelas Clinical Sexologist Zoya Amirin.

Certified Matchmaker & Relationship Science-Based Coach, Zola Yoana, mengatakan cinta merupakan perasaan kuat antara attachment, affection, dan desire. Namun, umumnya orang-orang sulit membedakan nafsu dan cinta.

"Ketika seseorang jatuh cinta pasti selalu ada desire dan dorongan seksual dengan sesama pasangan. Namun ketika menjalin hubungan yang sudah didominasi dengan perasaan seksual, biasanya akan lebih cenderung untuk memprioritaskan keinginan seksual," tutur Zola.

Karenanya, ia menambahkan, sebaiknya mengenali orang secara lebih dekat terlebih dahulu sebelum menjalin hubungan dengan orang tersebut.

"Dimulai dengan cari tahu life value dan kesamaan visi misi kehidupan kamu sejalan atau tidak, baru pengenalan tentang seksual compabitility terakhir,” sambung Zola.

baca juga

Pada saat bercinta dan jatuh cinta, hormon yang bekerja dalam tubuh didominasi oxytocin, vasopressin dan dopamine. Hormon ini membuat seseorang tidak dapat memilih dengan siapa ia jatuh cinta serta hasrat di dalam dirinya.

Menurut Zola, hal yang dapat seseorang kontrol adalah reaksi yang harus dilakukan ketika jatuh cinta.

“Poin pentingnya adalah bahwa apapun tindakan yang dilakukan, kamu harus melakukannya karena pilihan, tindakan yang kamu buat sendiri dengan kesadaran penuh akan konsekuensinya. Dengan cara ini, kamu akan lebih mampu membangun tanggung jawab pribadi," imbuh Zoya.

Ia menyarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual sebelum siap secara emosi maupun fisik. Apabila ingin melakukannya, Zoya menyarankan untuk mempraktikkan seks aman menggunakan kondom sebagai satu-satunya kontrasepsi yang dapat melindungi dari infeksi menular seksual (IMS).

David pun menambahkan bahwa ternyata cinta tidak perlu dibuktikan dengan bercinta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harus Tahu, Ini Dampak Narkoba pada Kesehatan Reproduksi Pria!

Harus Tahu, Ini Dampak Narkoba pada Kesehatan Reproduksi Pria!

Kalbar | Sabtu, 05 Desember 2020 | 20:53 WIB

Stop Narkoba! Ini Dampaknya pada Kesehatan Reproduksi Pria!

Stop Narkoba! Ini Dampaknya pada Kesehatan Reproduksi Pria!

Health | Sabtu, 05 Desember 2020 | 20:00 WIB

Definisi Kesehatan Reproduksi Sesuai Undang-Undang

Definisi Kesehatan Reproduksi Sesuai Undang-Undang

Lifestyle | Kamis, 03 Desember 2020 | 13:47 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×