Sering Sakit Gigi, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 15 Februari 2021 | 12:15 WIB
Sering Sakit Gigi, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Ilustrasi sakit gigi, radang gusi. (Shutterstock)

Suara.com - Kondisi gigi yang sakit akan sangat mengganggu seseorang dalam menjalani berbagai aktivitas, khususnya saat makan. Terkadang, rasa nyeri yang dihasilkan akibat gigi sakit tidak hanya pada area mulut, melainkan bagian tubuh lainnya.

Kondisi gigi yang sakit, dapat berpotensi menyebabkan penyakit lainnya bila mengenai bagian saraf. Oleh karena itu, saat gigi sakit, diharapkan agar segera melakukan perawatan sehingga tidak semakin memburuk.

Dilansir dari healthline, biasanya gigi yang sakit memiliki berbagai gejala lain, di antaranya:

Trigeminal Neuralgia, nyeri hebat di wajah yang sering dikira sakit gigi [shutterstock]
Ilustrasi sakit gigi. [shutterstock]
  • Nyeri berdenyut atau bengkak di sekitar gigi dan gusi
  • Demam
  • Nyeri saat menggigit sesuatu
  • Rasa nyeri dari dalam gigi
  • Kepekaan yang menyakitkan saat merespons makanan dan minuman panas atau dingin.
  • Bisa juga menyebabkan sakit pada bagian kepala

Biasanya, rasa sakit yang muncul akibat infeksi yang ada di dekat gigi atau di pulpa dalam gigi. Walaupun jarang terjadi, infeksi ini dapat menyebar luas ke otak dan mengancam jiwa seseorang. Rasa sakit juga dapat muncul akibat benturan yang terjadi pada gigi.

Kondisi yang cukup parah, dapat menyebabkan sakit gigi harus mendapat perawatan di rumah sakit. Sinusitis adalah salah satunya.

Sinusitis adalah suatu kondisi di mana sinus seseorang meradang akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur di rongga sinus. Hal ini karena akar gigi berada di dekat sinus sehingga muncul nyeri yang timbul.

Penyakit jantung dan kanker paru-paru juga bisa menjadi penyebab sakit gigi. Hal ini karena letak saraf vagus mengali ke berbagai organ tubuh seperti jantung dan paru-paru melalui rahang.

Selain itu, sakit gigi juga bisa disebabkan berbagai penyakit langka seperti neuralgia trigeminal dan neuralgia oksipital, yaitu kondisi neurologis yang menyebabkan saraf tigeminal dan okspital teriritasi.

Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengobati gigi yang sakit yaitu menggunakan sinar-X dari dokter serta melakukan pemeriksaan fisik. Juga biasanya memberikan obat pereda nyeri dan antibiotik untuk mengobati infeksi yang terjadi.

Jika sakit yang ditimbulkan akibat benturan, biasanya harus dilakukan operasi pengangkatan untuk menghilangkan rasa neyri yang muncul.

Jika gigi yang sakit akibat sinusitis, biasanya dokter akan memfokuskan penyebabnya terlebih dahulu. Oleh karena itu, biasanya ia akan fokus mengobati sinusitis  dibanding gigi yang nyeri. Hal ini karena ketika sinusitis membaik akan membantu menghilangkan rasa sakit di gigi juga.

Jika sakit yang muncul akibat neuralgia trigeminal dan neuralgia oksipital, biasanya hanya akan diberikan obat penangkal rasa nyeri. Hal ini karena kondisi ini tidak memiliki spesifikasi obat yang jelas.

Untuk sakit gigi akibat jantung atau paru-paru, sama  halnya dengan sinusitis, dokter akan lebih fokus terhadap penyebabnya terlebih dahulu dibanding nyeri pada gigi tersebut.

Untuk mengobati rasa nyeri sementara, seseorang bisa melakukan hal-hal berikut di antaranya:

  • Mengonsumsi obat nyeri over-the-counter (OTC), seperti aspirin.
  • Mengonsumsi obat sakit gigi topikal OTC, seperti benzokain (Anbesol, Orajel)
  • Dekongestan OTC, seperti pseudoephedrine (Sudafed), jika nyeri disebabkan oleh penyumbatan sinus
  • Minyak cengkeh dioleskan ke gigi yang sakit

Untuk mencegah sakit gigi, sikat dan bersihkan gigi setidaknya dua kali sehari dan lakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi dua kali setahun, atau sesering yang direkomendasikan oleh dokter gigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diikuti 4000 Peserta, PDGI Sukses Gelar Indonesia Virtual Dental Expo

Diikuti 4000 Peserta, PDGI Sukses Gelar Indonesia Virtual Dental Expo

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:06 WIB

Heboh Tutorial Pasang Behel Sendiri di Rumah, Nekat demi Fashion?

Heboh Tutorial Pasang Behel Sendiri di Rumah, Nekat demi Fashion?

Lifestyle | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:20 WIB

Putra Kelimanya Demam Kali Pertama, Zaskia Adya Mecca Sedih dan Patah Hati

Putra Kelimanya Demam Kali Pertama, Zaskia Adya Mecca Sedih dan Patah Hati

Jogja | Rabu, 10 Februari 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB