Gatal Saat Hamil, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Vania Rossa

Senin, 15 Februari 2021 | 12:16 WIB
Gatal Saat Hamil, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi gatal saat hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Gatal saaat hamil adalah kondisi yang umum terjadi pada ibu hamil. Hal ini disebabkan adanya peningkatan aliran darah ke kulit akibat perut yang membesarnya. Meski mengganggu, gatal saat hamil bukanlah kondisi yang perlu dikhawatirkan.

Namun, bagaimana jika gatal-gatal yang dirasakan bumil cukup parah, tak tertahankan, dan sulit untuk diatasi? Kondisi gatal yang sangat mengganggu ini bisa jadi merupakan salah satu gejala ibu hamil tengah mengalami Kolestasis Obstetri atau Intrahepatic Cholestasis of Pregnancy (ICP).

Kolestasis Obstetri adalah kondisi kelainan berpotensi serius yang bisa saja terjadi pada masa kehamilan.

Di dalam tubuh kita, garam empedu akan mengalir dari hati ke usus untuk membantu pencernaan. Pada ibu hamil pengidap Kolestasis Obstetri, garam empedu tidak mengalir sehingga menumpuk di dalam darah, sehingga menimbulkan rasa gatal yang tak tertahankan.

Dalam masa kehamilan, perubahan hormon akan mempengaruhi fungsi hati dan menyebabkan aliran empedu menjadi terhambat atau bahkan terhenti. Empedu yang diproduksi di hati diperlukan tubuh untuk pemecahan lemak dalam pencernaan dan kemudian akan disimpan pada kantung empedu.

Apabila aliran empedu di hati berhenti atau melambat, maka akan terjadi penumpukan asam empedu di hati yang kemudian tumpah ke dalam aliran darah. Jika total asam empedu (TBA) atau asam empedu serum mencapai angka 10 mikromol/L atau lebih, maka seseorang bisa didiagnosis mengidap ICP.

Pada awalnya, penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asam empedu disebabkan oleh estrogen, akan tetapi belakangan diketahui bahwa progesteron juga dapat berkontribusi pada produksi asam empedu.

Faktor Penyebab dan Gejala Kolestasis Obstetri pada Ibu Hamil
Tak hanya gatal-gatal terutama pada tangan dan kaki, berikut adalah beberapa gejala lain dari kondisi Kolestasis Obstetri pada ibu hamil yang perlu diwaspadai.

  • Rasa lelah
  • Nyeri di kuadran kanan atas (RUQ) tanpa bantu empedu
  • Kehilangan selera makan
  • Warna urin yang gelap
  • Depresi
  • Penyakit kuning
  • Rasa mual

Hingga saat ini, penyebab dari Kolestasis Obstetri masih belum diketahui secara pasti. Faktanya, pada 1 hingga 2 dalam 1000 kehamilan terjadi kondisi di mana aliran empedu menjadi terhambat.
Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seseorang untuk memiliki risiko yang lebih tinggi terkena Kolestasis Obstetri selama kehamilan, di antaranya:

baca juga
  1. Perempuan yang pernah mengalami kerusakan hati sebelumnya
  2. Adanya riwayat Kolestasis atau ICP dalam keluarga
  3. Keturunan Pakistan dan India

Dampak Gatal-Gatal Saat Hamil yang Berlebihan pada Janin dan Cara Perawatannya
Bayi dalam kandungan berkembang dengan mengandalkan zat dari hati ibunya untuk menghilangkan asam empedu dalam darah. Oleh karena itu, peningkatan kadar empedu pada tubuh ibu dapat mengakibatkan hati bayi mengalami stres.

Ada beberapa dampak dari Kolestasis pada janin, di antaranya adalah kelahiran prematur, lahir mati (stillbirth), dan risiko gawat janin.
Ibu hamil yang mengidap Kolestasis perlu dipantau secara ketat dan harus mempertimbangkan untuk menginduksi persalinan setelah paru-paru bayi telah matang.

Bumil dengan Kolestasis disarankan untuk melakukan tes nonstres dua minggu sekali untuk memantau jantung janin, rekaman kontraksi, serta tes darah rutin untuk memantau kadar empedu serum dan fungsi hati.

Biasanya dokter akan memberikan beberapa pilihan pengobatan seperti berikut.

  • Obat anti gatal topikal
  • Obat kortikosteroid
  • Obat untuk mengurangi konsentrasi asam empedu (Asam Ursodeoxycholic)
  • Mandi air dingin untuk memperlambat aliran darah dalam tubuh
  • Suplemen vitamin K sebelum melahirkan dan untuk bayi
  • Steroid untuk mematangkan paru-paru bayi (Dexamethasone)
  • Akar dandelion dan Milk Thistle sebagai obat-obatan alami

Gatal-gatal saat hamil yang luar biasa bisa menimbulkan rasa tak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk merawat gejala yang timbul dari Kolestasis seperti gatal-gatal, ibu hamil diharapkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan dan tidak mengonsumsi obat atau suplemen apapun secara sembarangan.

Sumber:
https://id.theasianparent.com/gatal-gatal-saat-hamil

Baca juga:
https://id.theasianparent.com/cara-mengusir-semut-dengan-bahan-sederhana
https://id.theasianparent.com/cara-mengecilkan-perut-pria

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Cegah Kehamilan, Apakah Kondom Wanita Lebih Efektif dari Kondom Pria?

Untuk Cegah Kehamilan, Apakah Kondom Wanita Lebih Efektif dari Kondom Pria?

Health | Minggu, 14 Februari 2021 | 21:41 WIB

Ketahui Gejala dan Tanda Perempuan Alami Hamil Anggur

Ketahui Gejala dan Tanda Perempuan Alami Hamil Anggur

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:32 WIB

Zaskia Sungkar Sering Buang Air Kecil saat Hamil, Normalkah?

Zaskia Sungkar Sering Buang Air Kecil saat Hamil, Normalkah?

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 13:58 WIB

Terkini

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

×