Normalkah Ibu Hamil Mengalami Pendarahan? Ketahui Penyebabnya!

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Kamis, 21 Januari 2021 | 17:19 WIB
Normalkah Ibu Hamil Mengalami Pendarahan? Ketahui Penyebabnya!
Ilustrasi ibu hamil setelah mengalami keguguran. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak alasan wanita mengalami pendarahan selama kehamilan mereka. Beberapa penyebabnya tidak berbahaya, sementara yang lainnya serius.

Penyebab dan tingkat keparahan pendarahan bervariasi, tergantung pada waktu terjadinya. Pada trimester pertama, kedua, atau ketiga.

"Keseriusannya tergantung pada penyebab di balik pendarahan. Ini bisa sepenuhnya tidak berbahaya atau bisa jadi sesuatu yang mengancam kehamilan," kata Julie Lamppa, APRN, CNM, bidan di Mayo Clinic.

Karenanya, Lamppa mengingatkan perlunya sang ibu mengetahui keseluruhan situasinya.

Melansir Insider, berikut beberapa penyebab pendarahan paling umum selama kehamilan:

Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Shutterstock)

Trimester Pertama

  • Pendarahan implantasi, ini biasanya terjadi pada 10 hingga 14 setelag pembuahan dan keluar seperti bercak ringan yang berlangsung satu sampai dua hari. Ini adalah hal yang normal.
  • Keguguran dini yang ditandai dengan pendarahan berat dan berlangsung hingga dua minggu.
  • Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tumbuh di luar rahim. Jika tidak terdeteksi lebih awal, sang ibu dapat mengalami pendarahan hebat dan mengakibatkan pusing serta pingsan.
  • Subchorionic hematoma ditandai dengan pendarahan selaput yang mengelilingi embrio. Meski sering hilang dengan sendirinya tanpa kerusakan permanen, konsultasi dengan dokter tetap harus dilakukan.
Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)
Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)

Trimester Kedua dan Ketiga

  • Inkompetensi serviks, atau rahim lemah saat hamil, dapat menyebabkan pendarahan ringan, bersamaan dengan tekanan di panggul dan kram.
  • Plasenta previam, merupakan kondisi saat plasenta rendah dan menutupi seluruh atau sebagian serviks internal. Pendarahannya bisa sangat berbahaya bagi kehamilan dan biasanya membutuhkan operasi caesar saat melahirkan.
  • Solusio plasenta, yang kemungkinan besar terjadi pada trimester ketiga. Kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan hebat dan menganggu suplai darah ke bayi.
  • Persalinan prematur, ditandai dengan bercak ringan, dan gejala sakit perut atau terasa seperti ditekan, perasaan menegang, dan perubahan keputihan.
  • Keguguran (sebelum minggu ke-20), yang bisa ditandai dengan pendarahan dan hilangnya gerakan janin serta kram perut.
  • Tanda persalinan normal. Pendarahan tepat sebelum persalinan seringkali normal karena serviks melunak, yang artinya siap dilalui bayi saat persalinan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ini Alami Pendarahan Tiba-tiba, Ternyata Ada Plasenta Tertinggal

Wanita Ini Alami Pendarahan Tiba-tiba, Ternyata Ada Plasenta Tertinggal

Health | Kamis, 14 Januari 2021 | 07:57 WIB

Jangan Remehkan Pendarahan usai Bercinta, Bisa Jadi Gejala Kanker Serviks

Jangan Remehkan Pendarahan usai Bercinta, Bisa Jadi Gejala Kanker Serviks

Jatim | Senin, 11 Januari 2021 | 21:10 WIB

Gejala Kanker Serviks, Waspadai Pendarahan Usai Hubungan Seks

Gejala Kanker Serviks, Waspadai Pendarahan Usai Hubungan Seks

Health | Minggu, 10 Januari 2021 | 10:26 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×