Studi: Kekurangan Oksigen Justru Picu Pertumbuhan Sel Saraf Baru!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 16 Februari 2021 | 14:44 WIB
Studi: Kekurangan Oksigen Justru Picu Pertumbuhan Sel Saraf Baru!
Ilustrasi hipoksia [Shutterstock]

Suara.com - Defisit oksigen (hipoksia) di otak merupakan keadaan darurat yang dapat merusak sel saraf secara permanen. Namun, berdasarkan bukti terbatas, hipoksia juga bisa menjadi sinyal penting untuk pertumbuhan.

Studi oleh ilmuwan dari Institut Max Planck untuk Pengobatan Eksperimental di Göttingen dan dari Rumah Sakit Universitas Kopenhagen dan Hamburg-Eppendorf, menganalisis dampak kekurangan oksigen di seluruh otak dalam percobaan hewan tikus.

Peneliti melihat aktivitas yang menuntut secara mental dan fisik dapat memicu hipoksia pada tikus. Meski dalam bentuk yang dilemahkan, efeknya mirip dengan kekurangan oksigen.

Ternyata, hipoksia dapat mengaktifkan faktor pertumbuhan eritropoietin (Epo) di otak, yang merangsang pembentukan sinapsis dan sel saraf baru.

Meskipun dikenal karena efek stimulasi pada sel darah merah, Epo juga mendorong pembentukan sel saraf dan jaringannya di otak, lapor Neuro Science News.

Ilustrasi kelelahan olahraga. (Shutterstock)
Ilustrasi kekurangan oksigen setelah berolahraga (Shutterstock)

Mekanisme ini dapat menjelaskan mengapa latihan fisik dan mental, yang dianggap sebagai aktivitas menuntut secara mental dan fisik, berdampak positif pada kinerja mental di usia tua.

Dalam studi ini, peneliti melakukan studi secara rinci daerah otak dan jenis sel mana yang terpengaruh saat hipoksia.

Peneliti menemukan dua perbedaan besar antara beberapa jenis sel, yakni sel saraf yang terpengaruh secara khusus dan sel glial yang hanya terpengaruh sedikit.

Selain itu, gen Epo di otak, bersama dengan sejumlah gen lainnya, secara khusus terangsang selama aktivitas mental dan fisik.

baca juga

Namun, peneliti mengaku belum tahu apakah hasil ini akan sama pada manusia.

"Kami masih belum tahu apakah hipoksia ringan akibat aktivitas juga menyebabkan jaringan sel saraf yang lebih kuat, dan bahkan pembentukannya, pada manusia," kata kepala penelitian Hannelore Ehrenreich.

Oleh karenanya, Ehrenreich ingin melakukan penelitian serupa pada manusia. Misalnya, pada subjek uji yang aktif menggunakan sepeda untuk menilai aktivitas fisik dan mental mereka.

Penemuan ini pada akhirnya dapat bermanfaat bagi pasien dengan penyakit degeneratif saraf di mana sel saraf mati atau kehilangan sinapsis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya

Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 13:43 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Hipoksia, Ini Bedanya dengan Hipoksemia

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Hipoksia, Ini Bedanya dengan Hipoksemia

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 13:25 WIB

Hipoksia Termasuk Komplikasi Corona Covid-19 Mematikan, Ini Tanda Umumnya!

Hipoksia Termasuk Komplikasi Corona Covid-19 Mematikan, Ini Tanda Umumnya!

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:28 WIB

Terkini

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

×