Termakan Hoax, Wanita ajak Anak Minum Urine untuk Cegah Virus Corona

Rauhanda Riyantama, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 16 Februari 2021 | 16:05 WIB
Termakan Hoax, Wanita ajak Anak Minum Urine untuk Cegah Virus Corona
Ilustrasi urine (Pixabay/bzndenis)

Suara.com - Seorang ibu dan anak-anaknya memicu urine atau air kecing selama 4 hari, setelah membca sebuah klaim bahwa cara ini bisa menjadi obat virus corona Covid-19.

Menurut pengawas kesehatan, awalnya keluarga ini mendapat pesan WhatsApp mengenai pengobatan palsu virus corona Covid-19.

Sang ibu yang tidak ingin disebutkan namanya ini menyampaikan ke teman-teman dan kerabatnya yang lain mengenai pesan WhatsApp tersebut.

Ia mengaku sudah beberapa kali mendapatkan kiriman video yang membahas tentang minum air kencing sendiri setiap pagi bisa dimanfaatkan sebagai obat virus corona Covid-19 tersebut.

Sehingga ia dan anak-anaknya mencoba melakukan itu selama 4 hari. Ia mengaku pesan dari teman-temannya adalah sumber informasi utamanya selama pandemi virus corona.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Bahkan ia percaya kalau vaksinasi virus corona Covid-19 akan membahayakan keluarganya. Sehingga ia memilih pengobatan tradisional atau alami sebagai gantinya.

"Kami diberi tahu tentang stigma terkait penularan virus corona Covid-19 dan kami juga mendapatkan bahwa informasi tentang solusi menyesatkan serta konspirasi virus corona melalui pesan WhatsApp tersebut," ujar Olivia Clymer, CEO Healthwatch Central West London dikutip dari The Sun.

Menurutnya, kurangnya akses dan kepercayaan masyarakat terhadap saluran informasi resmi memicu berbagai masalah baru di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Healthwatch bekerja sama dengan Asosiasi Kesejahteraan Afrika Perancis (FAWA), LEGS dan Breath Easy Westminster, berusaha menjelaskan terhadap lebih dari 100 orang tentang tentang pengalaman hidup mereka selama pandemi. Bahkan mereka memberikan fokus tambahan bagi orang dari etnis kulit hitam dan minoritas.

baca juga

"Informasi yang dibagikan melalui WhatsApp ini sering menyarankan solusi alternatif yang menyesatkan dan tidak ada bukti secara ilmiah," jelasnya.

Seorang dokter di Inggris lantas menyarankan semua orang untuk tidak mengikuti metode pencegahan virus corona Covid-19 yang menyesatkan, seperti menghirup uap.

Karena, ada sebuah video yang beredar melalui WhatsApp bahwa metode itu bisa membantu melindungi diri dari virus corona Covid-19. Bahkan ada rumor menghirup uap akan membantu membunuh virus di mulut dan hidung sebelum masuk ke tubuh lebih dalam.

Royal College of Physicians telah mendesak semua orang tidak sembarangan melalui praktik menghirup uap tersebut. Karena, metode ini bisa menyebabkan sejumlah bahaya.

"Saat ini satu-satunya hal yang kami tahu yang berhasil untuk mencegah Covid adalah vaksinasi," kata Presiden Prof Andrew Goddard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Linglung saat Diperiksa Polisi, Tersangka Pemukulan Pengendara Motor di Jagakarsa Jalani Tes Urine

Linglung saat Diperiksa Polisi, Tersangka Pemukulan Pengendara Motor di Jagakarsa Jalani Tes Urine

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:05 WIB

Pelaku Pemukulan Pengendara di Jagakarsa Jalani Tes Urine, Motif Masih Misterius

Pelaku Pemukulan Pengendara di Jagakarsa Jalani Tes Urine, Motif Masih Misterius

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:00 WIB

Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil

Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil

Video | Kamis, 26 Februari 2026 | 18:00 WIB

Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine

Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 06:28 WIB

Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine

Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine

Video | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:05 WIB

Dampak Kasus AKBP Didik: Tes Urine Serentak Diberlakukan untuk Seluruh Anggota Polri

Dampak Kasus AKBP Didik: Tes Urine Serentak Diberlakukan untuk Seluruh Anggota Polri

Video | Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:00 WIB

Minta Tes Urine Massal Polri Jangan Sekadar Lip Service, DPR: kalau Ada yang Jadi Backing Pecat!

Minta Tes Urine Massal Polri Jangan Sekadar Lip Service, DPR: kalau Ada yang Jadi Backing Pecat!

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:53 WIB

Usai Kasus AKBP Didik, Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Seluruh Personel Polri!

Usai Kasus AKBP Didik, Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Seluruh Personel Polri!

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:15 WIB

Gelar Tes Urine di Rutan, KPK Pastikan 73 Tahanan Bersih dari Narkoba

Gelar Tes Urine di Rutan, KPK Pastikan 73 Tahanan Bersih dari Narkoba

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 14:14 WIB

Ginjal Rusak Tanpa Gejala? Inovasi Baru Ini Bantu Deteksi Dini dengan Akurat!

Ginjal Rusak Tanpa Gejala? Inovasi Baru Ini Bantu Deteksi Dini dengan Akurat!

Health | Senin, 27 Oktober 2025 | 14:27 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×