Epidemiolog Ungkap Syarat Indonesia Bisa Kendalikan Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 17 Februari 2021 | 18:25 WIB
Epidemiolog Ungkap Syarat Indonesia Bisa Kendalikan Pandemi Covid-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah beberapa kali menyampaikan target wabah Covid-19 akan bisa terkendali. Terbaru, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menyampaikan target pemerintah bahwa Indonesia akan bebas corona dan penularan terkendali pada 17 Agustus 2021. 

Untuk mencapai target tersebut pemerintah harus benar-benar memastikan angka penularan di masyarakat bisa mendekati nol, kata epidemiolog Universitas Airlangga Laura Navika Yamani. 

"Harus betul-betul dipastikan, menurun itu ya harus mendekati nol. Kaya di China itu kan setiap hari kasusnya di bawah 100, hanya 25. Kalau bisa begitu ya mungkin kita bisa menyampaikan Indonesia dikatakan berhasil kendalikan kasus," kata Laura saat dihubungi suara.com, Selasa (16/2/2021).

Tetapi upaya yang dilakukan China dalam menyikapi kasus baru juga dilakukan dengan border yang sangat kuat, lanjutnya. Selain itu, proses pelacakan masyarakat yang suspek dilakukan dengan ketat juga kedatangan orang dari luar negeri harus turut melakukan skrining dan isolasi. 

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

"Indonesia juga harus menyiapkan itu," ucap Laura.

Meski laporan kasus positif harian di Indonesia sempat menurun selama beberapa hari, Laura mengingatkan agar masyarakat jangan berpuas diri. Karena penurunan kasus positif harus dipastikan juga bahwa proses pelacakan tes di masyarakat juga tidak menurun. 

Laura menjelaskan bahwa jumlah tes covid-19 yang dilakukan pemerintah jadi salah satu penentu angka positivity rate dari penularan virus. 

"Percuma kalau positif rate tinggi tapi jumlah pemeriksaan stabil. Harusnya positivity rate bisa diturunkan ketika tingkat pemeriksaan ditingkatkan. Tapi kan karena keterbatasan sehingga pemeriksaan belum bisa lebih dari yang sekarang. Kalau pemerintah mampu tingkatkan testing jauh lebih baik," tuturnya.

Selain meningkatkan jumlah testing, positivity rate juga bisa turun jika mobilitas masyarakat ditekan. Sementara itu, menurut Laura, saat ini tren pergerakan masyarakat masih meningkat.

"Kalau mobilisasi masih tinggi, mau diperbanyak seberapa pun testing tentunya penyebaran ini masih akan terjadi. Tapi kalau mobilisasi ditekan kemudian pemeriksaan stabil kita berharap positivity rate bisa lebih rendah," ujarnya.

Positivity rate dihitung dari kasus positif Covid-19 dibagi jumlah orang yang diperiksa, kemudian dikali 100 persen. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) angka ideal positivity rate COVID-19 maksimal 5 persen. 

Satgas Covid-19 melaporkan, hingga Selasa (16/2), angka positivity rate Indonesia naik menjadi 18,4 persen sebelumnya 18,3 persen. Kenaikan itu terjadi akibat penambahan kasus harian yang kembali di atas 10 ribu pada Selasa (16/2).

Laporan Satgas Covid-19, kasus baru bertambah 10.029 infeksi kemarin, membuat totalnya menjadi 1.233.959 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu Raya Kalbar Pakai GeNose untuk Deteksi COVID-19 di Kecamatan

Kubu Raya Kalbar Pakai GeNose untuk Deteksi COVID-19 di Kecamatan

Kalbar | Rabu, 17 Februari 2021 | 14:17 WIB

Menkes Budi Beberkan 4 Skema Vaksinasi Covid-19 Bagi Kalangan Profesi

Menkes Budi Beberkan 4 Skema Vaksinasi Covid-19 Bagi Kalangan Profesi

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 14:11 WIB

Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

Foto | Rabu, 17 Februari 2021 | 14:14 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB