Kram Menstruasi Bisa Menyakitkan, Coba Lakukan 5 Langkah Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 17 Februari 2021 | 19:00 WIB
Kram Menstruasi Bisa Menyakitkan, Coba Lakukan 5 Langkah Ini!
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan wanita biasanya mengalami kram perut menjelang dan selama menstruasi. Tapi, ada banyak cara untuk mengurangi sindrom pra menstruasi termasuk kram perut menyakitkan.

Menurut GP dan Medical Broadcaster, Dr Sarah Jarvis, nyeri haid terjadi saat dinding otot rahim menegang. Sebenarnya, kontraksi ringan ini terus terjadi di dalam rahim ketika Anda tidak sedang menstruasi.

Tapi, biasanya kontraksi ini hanya terjadi sangat ringan sehingga kebanyakan wanita tidak bisa merasakannya. Selama menstruasi, dinding rahim mulai berkontraksi lebih kuat untuk membantu lapisan rahim terlepas.

Kontraksi dinding menekan pembuluh darah yang melapisi rahim Anda. Kemudian, kondisi ini akan memutus suplai darah dan oksigen ke rahim sementara waktu.

Tanpa oksigen dan darah yang cukup, jaringan di dalam rahim melepaskan bahan kimia yang memicu rasa sakit dan bahan kimia lain yang disebut prostaglandin yang mendorong otot rahim untuk berkontraksi lebih banyak.

Menstruasi (Shutterstock)
Menstruasi (Shutterstock)

Cara menghilangkan kram menstruasi

Beberapa wanita mengalami nyeri haid yang lebih parah dibandingkan lainnya. Wanita yang mengalami kontraksi atau nyeri haid lebih parah mungkin memiliki penumpukan prostaglandin.

Terkadang nyeri haid yang ekstrem disebabkan oleh kondisi medis yang mendasar, seperti endometriosis, adenomiosis, penyakit radang panggul atau PCOS.

Wanita usia 30 hingga 45 tahun paling sering mengalami kondisi ini, tetapi tidak jarang wanita usia 20 tahunan atau lebih muda juga mengalaminya.

baca juga

Untungnya, ada banyak cara untuk mengatasi kram menstruasi. Dr Jarvis, mengatakan setiap orang pasti memiliki solusi berbeda untuk mengatasi kram menstruasinya.

"Jika Anda mengalami nyeri haid yang parah atau endometriosis, perubahan gaya hidup mungkin tidak cukup untuk mengendalikan rasa sakit. Tapi, cara itu bisa membantu mengurangi rasa sakitnya," jelaas Dr Jarvis dikutip dari Express.

Ilustrasi obat-obatan (pixabay)
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

1. Obat penghilang rasa sakit

NHS merekomendasikan minum ibuprofen dan aspirin untuk membantu mengatasi rasa sakit menstruasi. Anda juga bisa minum parasetamol jika memiliki masalah asma, perut, ginjal atau hati.

Jika obat penghilang rasa sakit biasa tidak membantu, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat.

"Obat penghilang rasa sakit nonsteroid seperti ibuprofen (tersedia tanpa resep) atau asam mefenamat (dengan resep) biasanya lebih membantu daripada parasetamol," jelas NHS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Hal yang Dapat Membatalkan Puasa

8 Hal yang Dapat Membatalkan Puasa

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 15:45 WIB

Niat Puasa Qadha Haid dan Tata Caranya

Niat Puasa Qadha Haid dan Tata Caranya

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 13:07 WIB

Bikin Dilema, Seberapa Sering Pembalut atau Tampon Harus Diganti?

Bikin Dilema, Seberapa Sering Pembalut atau Tampon Harus Diganti?

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 06:45 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×