Studi Buktikan Konsumsi Vitamin C Tak Mampu Kurangi Gejala Pasien Covid-19

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 18 Februari 2021 | 07:09 WIB
Studi Buktikan Konsumsi Vitamin C Tak Mampu Kurangi Gejala Pasien Covid-19
Ilustrasi: Studi Buktikan Konsumsi Vitamin C Tak Mampu Kurangi Gejala Pasien Covid-19

Suara.com - Bertentangan dengan pandangan umum, mengonsumsi vitamin C dan zat besi zinc ternyata tidak mampu mengurangi gejala Covid-19 secara signifikan.

Diketahui sebelumnya, vitamin C dan zinc digandang-gadang sebagai asupan vitamin yang penting untuk dikonsumsi pasien infeksi Covid-19 untuk bisa melawan virus corona jenis baru tersebut.

Vitamin C sendiri telah lama dipercaya mampu membantu mengatasi batuk dan pilek karena memiliki kandungan tinggi antioksidan yang dapat membantu mengurangi kerusakan sel.

Sementara zinc penting untuk fungsi kekebalan tubuh, dengan peran yang memproduksi antibodi dan sel darah putih serta melawan infeksi.

Melansir dari Healthshots, para peneliti Klinik Cleveland di AS mencatat mengonsumsi suplemen zinc serta vitamin C tidak secara signifikan mengurangi gejala pasien covid-19, jika dibanding dengan perawatan pasien secara standar.

Lewat sebuah penelitian, pasien Covid-19 menerima  zinc glukonat (50 mg), vitamin C (8000 mg) selama 10 hari dengan perawatan standar pada April 2020 hingga Oktober 2020.

Namun studi yang dipublikasikan jurnal oleh JAMA Open Network, tidak menemukan perbedaan yang signifikan di antara kelompok perawatan biasa, vitamin C, zinc glukonat atau kelompok yang menerima vitamin C saja.

“Ketika kami memulai uji coba ini, tidak ada penelitian yang mendukung terapi tambahan untuk pencegahan dan pengobatan pasien Covid-19 ini,” ungkap Milind Desai, dari Cleveland Clinic’s Heart Vascular & Thoracic Institute.

Ia mengatakan, saat menyaksikan pandemi menyebar ke seluruh dunia, bahkan menginfeksi dan membunuh jutaan orang, komunitas medis dan konsumen sama-sama berebut dan mencoba suplemen yang mereka yakini mencegah infeksi yang dapat meredakan gejala Covid-19.

"Sementara vitamin C dan zinc terbukti tidak efektif sebagai pengobatan, bila dibandingkan dengan perawatan standar, studi terkait terapi lain terus berlanjut," paparnya.

Para pasien yang terdaftar dalam penelitian ini tidak dirawat di rumah sakit, melainkan rawat jalan.

"Kami tahu bahwa tidak semua pasien dengan Covid-19 memerlukan perawatan di rumah sakit, dibanding dengan mereka yang dirawat di rumah sakit. Tapi, mereka lebih cenderung mencari suplemen yang dapat membantu mereka, jadi itu adalah populasi yang penting untuk dipelajari," ungkap Suma Thomas, dari Cleveland Clinic's Heart Vascular & Thoracic Institute.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tocilizumab, Obat yang Diklaim Kurangi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Tocilizumab, Obat yang Diklaim Kurangi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:45 WIB

Update Pasien Covid-19 Wisma Atlet 17 Februari: 3.344 Bergejala, 3.145 OTG

Update Pasien Covid-19 Wisma Atlet 17 Februari: 3.344 Bergejala, 3.145 OTG

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 10:04 WIB

Update Pasien Covid-19 di Kaltim 16 Februari 2021, Tambah 322 Orang

Update Pasien Covid-19 di Kaltim 16 Februari 2021, Tambah 322 Orang

Kaltim | Selasa, 16 Februari 2021 | 19:46 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB