Update Covid-19 Global: PBB Ingatkan 130 Negara Belum Punya Vaksin Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 18 Februari 2021 | 08:55 WIB
Update Covid-19 Global: PBB Ingatkan 130 Negara Belum Punya Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Dunia masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Update Covid-19 mengutip data worldsmeters menunjukkan bahwa virus corona SARS Cov-2 telah menimbulkan infeksi pada lebih dari 110,4 juta orang di 221 negara.

Setiap hari masih dilaporkan ratusan ribu orang baru terinfeksi Covid-19. Dan dalam 24 jam terakhir ada 380.222 kasus baru di seluruh dunia. Laporan paling banyak masih didominasi Amerika Serikat (67.750 kasus) dan Brasil (57.295 kasus).

Infeksi Covid-19 juga telah menyebabkan kematian pada 2.429.146 orang di dunia. Meski demikian, jumlah yang berhasil sembuh dari infeksi juga telah lebih dari 85,31 juta orang. Sehingga, sampai Kamis (18/2) pukul 07.29 WIB, total orang di duniayang masih terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat 22,65 juta, dan 96.023 orang di antara dalam keadaan kritis.

Dikutip dari situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemberian vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan sistem kekebalan pada tubuh. Vaksin bekerja dengan melatih dan mempersiapkan pertahanan alami tubuh untuk mengenali dan melawan virus. Sehingga, jika terpapar virus corona, maka tubuh siap memusnahkannya dan mencegah timbulnya penyakit. Dan pada akhirnya, angka kematian akibat infeksi Covid-19 bisa dicegah.

Tetapi kekhawatiran lain muncul adanya ketidakmerataan distribusi vaksin Covid-19 di seluruh dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan kemungkinam ketidakadilan yang menganga dalam upaya program vaksinasi global.

Dalam pertemuan para menteri luar negeri dengan Dewan Keamanan PBB mengenai vaksinasi Covid-19, pada Rabu (17/2), disebutkan bahwa dunia memiliki kewajiban moral untuk bertindak bersama melawan pandemi yang telah menewaskan jutaan orang itu.

Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menyampaikan peringatan bahwa sejauh ini hanya 10 negara yang telah memberikan 75 persen dosis, dan 130 negara tidak memiliki sama sekali.

"Dunia sangat membutuhkan rencana vaksinasi global untuk menyatukan semua orang yang memiliki kekuatan, keahlian ilmiah, produksi, dan kapasitas keuangan yang diperlukan," kata Guterres dikutip dari Channel News Asia.

Dia meminta agar negara-negara besar yang masuk pada G20 untuk membentuk satuan tugas pembiayaan dan pelaksanaan vaksinasi global juga menawarkan dukungan penuh dari PBB.

baca juga

Menurut Guterres, vaksinasi yang tidak merata justru menyebabkan virus corona tetap menyebar di beberapa wilayah dan kemungkinan tetap bermutasi lagi.

Kepala badan anak-anak PBB UNICEF Henrietta Fore juga menyatakan bahwa satu-satunya jalan keluar dari pandemi Covid-19 adalah dengan memastikan vaksinasi tersedia untuk semua orang di dunia.

WHO sendiri telah merancang distribusi vaksin ke setiap negara, terutama yang memiliki ekonomi rendah, melalui program Covax.

Covax didanai oleh pendonor dan pemerintah yang bertujuan untuk mendapatkan dua miliar dosis vaksin pada tahun 2021 dengan opsi untuk satu miliar pada tahun berikutnya.

Covax akan segera memulai pengiriman vaksin setelah WHO menyetujui vaksin buatan AstraZeneca, di mana inisiatif tersebut hampir sepenuhnya bergantung pada gelombang pertama.

Namun kelompok bantuan mengatakan bahwa banyak negara masih berisiko tertinggal vaksinasi karena kekurangan dana Covax untuk mengatur administrasi dan transportasi vaksin yang rumit serta konflik yang membuat upaya inokulasi tidak mungkin dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Busui Sudah Boleh Disuntik Vaksin Covid-19, Bagaimana dengan Bumil?

Busui Sudah Boleh Disuntik Vaksin Covid-19, Bagaimana dengan Bumil?

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 07:05 WIB

Belum Terdaftar Sebagai Penerima Vaksin, Pekerja Publik Wajib Lapor Kantor

Belum Terdaftar Sebagai Penerima Vaksin, Pekerja Publik Wajib Lapor Kantor

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 06:15 WIB

Pedagang Sudah Mulai Divaksin, NasDem Minta Masyarakat Sabar Tunggu Giliran

Pedagang Sudah Mulai Divaksin, NasDem Minta Masyarakat Sabar Tunggu Giliran

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 19:21 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×