Punya Kulkas dan TV Bikin Desil DTSEN Naik? Ini Penjelasan BPS

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Rabu, 09 September 2026 | 09:56 WIB
Punya Kulkas dan TV Bikin Desil DTSEN Naik? Ini Penjelasan BPS
Deputi Sosial BPS Nashrul Wajdi. [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Penentuan desil DTSEN menggunakan metode Proxy Mean Test.
  • BPS memakai sekitar 39 variabel termasuk fasilitas rumah tangga sehingga kepemilikan kulkas atau TV bukan patokan tunggal.
  • BPS menegaskan tabel pengeluaran bulanan yang beredar di media sosial bukan informasi resmi dari lembaga tersebut.

Suara.com - Kepemilikan televisi dan kulkas kerap membuat masyarakat bertanya-tanya soal penentuan peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Apakah memiliki barang elektronik tersebut otomatis membuat seseorang masuk desil kesejahteraan lebih tinggi?

Deputi Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Nashrul Wajdi menjelaskan, kepemilikan barang elektronik memang dapat menjadi salah satu indikator dalam penentuan tingkat kesejahteraan.

Namun, posisi desil seseorang tidak ditentukan hanya dari satu jenis barang atau indikator.

"Poses penentuan tingkat kesejahteraan itu kita pakai namanya PMT, Proxy Mean Test," kata Nashrul kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

PMT merupakan metode statistik untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan, pendapatan, atau pengeluaran rumah tangga ketika data pendapatan aktual tidak tersedia atau sulit diverifikasi.

Nashrul mengatakan tidak semua masyarakat memiliki data pengeluaran yang tersedia secara langsung. Karena itu, BPS menggunakan berbagai variabel yang tersedia dan memiliki bobot untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan.

Salah satunya kondisi rumah beserta fasilitas yang dimiliki di dalamnya.

"Ada atap, lantai dinding, listrik, ac, saya gak hapal semua. Itu semuanya transparan semua,ada semua variabel-variabelnya," ujarnya.

Namun, Nashrul menegaskan kepemilikan fasilitas rumah tangga, termasuk barang elektronik, tidak bisa dijadikan patokan tunggal untuk menentukan desil.

baca juga

BPS menggunakan sedikitnya 39 variabel dalam menentukan posisi desil setiap individu. Artinya, seseorang tidak otomatis masuk desil tertentu hanya karena memiliki kulkas, televisi, AC, atau fasilitas tertentu lainnya.

Nashrul juga membantah anggapan bahwa posisi desil ditentukan berdasarkan besaran pengeluaran rumah tangga setiap bulan.

Belakangan sempat beredar di media sosial tabel yang mengaitkan nominal pengeluaran bulanan dengan posisi desil. Menurut Nashrul, tabel tersebut bukan dikeluarkan secara resmi oleh BPS.

"Kita nggak pernah ngeluarin itu. Jadi kita nggak pernah ngeluarin karena untuk pemeringkatan itu kan multidimensional ya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Rahasiakan Bobot 39 Variabel Penentu Desil

BPS Rahasiakan Bobot 39 Variabel Penentu Desil

News | Rabu, 09 September 2026 | 08:10 WIB

Kemensos dan BPS Kompak: Tak Ada yang Salah Soal Penempatan Desil

Kemensos dan BPS Kompak: Tak Ada yang Salah Soal Penempatan Desil

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:18 WIB

Punya Harta Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Mensos Akui Ada Kesalahan Data

Punya Harta Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Mensos Akui Ada Kesalahan Data

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Jajal Kandang Persija, Calon Srikandi Merah Putih Unjuk Gigi di di Festival SenengSoccer 2026

Jajal Kandang Persija, Calon Srikandi Merah Putih Unjuk Gigi di di Festival SenengSoccer 2026

Bola | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:22 WIB

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga

Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

5 Zodiak yang Kalau Marah Suka Langsung Block dan Unfollow Sosmed

5 Zodiak yang Kalau Marah Suka Langsung Block dan Unfollow Sosmed

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi

Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi

Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Tembus Medan Sulit Ciremai, Operasi Udara Jadi Pilihan Utama Padamkan Api

Tembus Medan Sulit Ciremai, Operasi Udara Jadi Pilihan Utama Padamkan Api

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×