Bisa Berdampak Buruk, Berhenti Lakukan 5 Hal Ini sebelum Olahraga

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 18 Februari 2021 | 15:08 WIB
Bisa Berdampak Buruk, Berhenti Lakukan 5 Hal Ini sebelum Olahraga
Ilustrasi olahraga. (Pexels)

Suara.com - Kebiasaan sebelum olahraga akan memberikan hasil yang buruk maupun luar biasa. Hal ini tak sesederhana menghindari minum kopi atau sarapan sebelum olahraga.

Padahal ada beberapa hal yang diyakini harus dihindari sebelum olahraga justru tidak sesuai faktanya. Karena itu, Anda harus memahami betul hal-hal yang mestinya dihindari atau tidak sebelum olahraga.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan lagi sebelum olahraga.

1. Jangan olahraga dalam perut kosong

Beberapa orang melakukan olahraga kardio dengan kondisi perut kosong. Padahal teorinya tubuh akan memakan lemak dan karbohidrat sebagai energi yang bisa membantu menurunkan berat badan lebih banyak.

Tapi, tubuh akan menggunakan protein sebagai bahan bakar jika Anda tidak makan apapun sebelum olahraga. Artinya, Anda akan memiliki lebih sedikit protein untuk membantu otot. Selain itu, tubuh akan membakar lebih banyak kalori jika Anda fokus menggunakan lemak sebagai sumber energi utama.

ilustrasi olahraga (shutterstock)
ilustrasi olahraga (shutterstock)

2. Minum terlalu banyak air sebelum olahraga

Anda harus memastikan tubuh tetap terhidrasi sebelum olahraga, tetapi Anda harus menghindari minum terlalu banyak air. Karena, darah akan mencoba untuk menyeimbangkannya kadar garam dalam tubuh jika Anda melakukannya.

Sel tubuh Anda mungkin akan membengkak dan mengalami gejala seperti pusing, nyeri dan muntah. Sebaiknya, Anda minum air 1 sampai 2 jam sebelum olahraga.

Minumlah sekitar 8 hingga 10 ons air pada 15 menit sebelum olahraga. Anda mungkin perlu minum lebih banyak jika berkeringat cukup banyak dan cuaca lebih hangat.

3. Jangan tidur siang terlalu lama

Tak masalah tidur sebentar sebelum olahraga, selama kurang lebih 30 menit. Langkah ini bisa meningkatkan fokus dan energi Anda.

Tapi, tidur siang yang lebih lama bisa berdampak sebaliknya. Hal itulah yang mungkin membuat Anda merasa lebih lesu daripada sebelum tidur.

4. Jangan berpakaian berlebihan atau minim

Saat olahraga di pagi hari yang dingin, Anda tetap tidak boleh mengenakan pakaian yang terlalu banyak lapisan. Karena, Anda bisa kepanasan dan berkeringat banyak.

Jika angin dingin menerpa, keringat akan menguap lebih cepat dan membuat Anda kedinginan. Sebaliknya, pilih kain yang nyaman di kulit dan dingin saat olahraga di siang hari yang panas.

5. Jangan lakukan peregangan statis

Peregangan statis bisa mengurangi kinerja, yang berdampak negatif pada kecepatan lari, waktu reaksi dan produksi gaya. Jika tubuh Anda belum melakukan pemanasan terlebih dahulu, hal itu bisa menyebabkan kerusakan otot.

Artinya, Anda harus menghindari peregangan statis. Sebaliknya, lakukan peregangan statis ini setelah olahraga untuk memberikan lebih banyak manfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngilu! Wanita Ini Olahraga Lompat Tali, Tak Sadar Kalau Hamil 2 Bulan

Ngilu! Wanita Ini Olahraga Lompat Tali, Tak Sadar Kalau Hamil 2 Bulan

Hits | Kamis, 18 Februari 2021 | 10:00 WIB

Imbau Pentingnya Olahraga saat Pandemi, Puan Maharani: Tetap Patuh Protokol

Imbau Pentingnya Olahraga saat Pandemi, Puan Maharani: Tetap Patuh Protokol

DPR | Rabu, 17 Februari 2021 | 11:29 WIB

Gegara Pesan WA Kerabat, Wanita Ini Minum Air Kencing Guna Sembuhkan Corona

Gegara Pesan WA Kerabat, Wanita Ini Minum Air Kencing Guna Sembuhkan Corona

Banten | Rabu, 17 Februari 2021 | 09:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB