Hentikan, 5 Kebiasaan Ini Malah Merusak Kuku Anda!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:33 WIB
Hentikan, 5 Kebiasaan Ini Malah Merusak Kuku Anda!
Ilustrasi kuku tidak sehat (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar wanita pasti suka merawat kukunya agar terlihat cantik dan bersih. Tapi, kuku yang sehat adalah hal terpenting sebelum mempercantiknya dengan memakai nail polish.

Faktanya dilansir dari Bright Side, kuku bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Jika Anda tidak merawat tubuh atau menjaga kesehatan dengan baik, maka penampilan kuku akan berubah dan menandakan kondisi tersebut.

Padahal kuku yang buruk bisa merusak suasana hati dan telah terdapat beberapa penelitian untuk mengetahui beberapa kebiasaan yang bisa merusak kuku. Berikut di antaranya.

1. Sering memakai hairspray

Jika Anda adalah pengguna hairspray yang rutin, Anda mungkin telah merusak kuku tanpa menyadarinya. Karena, hairspray mengandung alkohol hingga 50 persen, yang cukup mengeringkan dan membuat kuku mudah rapuh.

Meskipun semprotan rambut ini bisa menambah sentuhan terakhir pada penampilan, hal ini bisa merusak perawatan kuku Anda. Sebab senyawa dalam hairspray dapat merusak cat kuku.

Ilustrasi kuku tidak sehat (Meow Wii/Shutterstock)
Ilustrasi kuku tidak sehat (Meow Wii/Shutterstock)

2. Pakai kuku untuk melakukan beberapa aktivitas

Pakai kuku untuk membuka kaleng soda, stiker dan lainnya secara teratur akan menekan kuku lebih dari yang mereka mampu. Jika Anda menggunakan kuku untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya, bisa menyebabkan trauma ringan dan menyebabkan kuku patah.

3. Menghilangkan kutikula

Kuku yang panjang mungkin menyenangkan untuk mencoba berbagai desain cat kuku. Tapi, menjaga kuku dengan baik meskipun pendek juga tidak masalah.

Kuku panjang bisa menampung kotoran ban bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi. Ekstensi kuku palsu juga bisa merusak kuku. Teknisi harus mengikir kuku asli yang membuatnya lebih lemah dan tipis sehingga dapat berpotensi menyebarkan virus corona Covid-19.

4. Pakai cat kuku terlalu lama

Banyak orang sering kali tidak memiliki waktu untuk menghilangkan cat kukunya. Padahal kebiasaan ini berisiko merusak kuku jika dibiarkan berminggu-minggu.

Kuku bisa menyerap zat yang dioleskan pada permukaannya, sama seperti kulit. Jadi, membersihkan cat kuku secara rutin adalah bagian penting.

5. Berenang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cantik Sih, Tapi Orang dengan Kuku Panjang Lebih Rawan Terpapar Covid-19

Cantik Sih, Tapi Orang dengan Kuku Panjang Lebih Rawan Terpapar Covid-19

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 14:23 WIB

Jual Kuku Kaki hingga Air Kencing, Wanita Ini Hasilkan Nyaris Rp1 Miliar

Jual Kuku Kaki hingga Air Kencing, Wanita Ini Hasilkan Nyaris Rp1 Miliar

Kalbar | Rabu, 20 Januari 2021 | 08:54 WIB

Jual Air Kencing dan Kuku Kaki Demi Bayar Utang, Wanita Ini Malah Kaya Raya

Jual Air Kencing dan Kuku Kaki Demi Bayar Utang, Wanita Ini Malah Kaya Raya

Jabar | Selasa, 19 Januari 2021 | 19:18 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB