Ilmuwan Yakin Strategi Vaksin Massal dan Jaga Jarak Bisa Tekan Kasus Corona

Senin, 22 Februari 2021 | 18:15 WIB
Ilmuwan Yakin Strategi Vaksin Massal dan Jaga Jarak Bisa Tekan Kasus Corona
Seorang tenaga kesehatan tengah disuntik vaksin Covid-19 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung, Rabu (3/2/2021). [Suara.com/Emi La Palau]

Suara.com - Studi baru oleh ahli epidemiologi dan demografi dari WorldPop di Universitas Southampton, Inggris, menunjukkan kombinasi vaksinasi massal dan aturan jaga jarak fisik yang ketat dapat mencegah kenaikan kasus Covid-19 berulang tanpa perlu adanya isolasi di rumah.

Berkolaborasi dengan The Chinese University of Hong Kong, penelitian ini menggunakan data geolokasi ponsel dengan data kasus epidemiologi dan virus corona dari China.

Tujuannya adalah memodelkan potensi dampak vaksinasi dan jarak fisik terhadap penularan virus dalam suatu wilayah.

Peneliti juga memperkirakan efek dari kombinasi pendekatan berbeda pada kota dengan kepadatan rendah, sedang, serta tinggi di negara tersebut.

Menurut peneliti, dilansir Medical Xpress, dampak jarak fisik dalam menahan kenaikan kasus Covid-19 di masa depan bergantung pada intensitas tindakan, kepadatan populasi, dan ketersediaan vaksin.

Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Mereka juga memperkirakan penerapan gabungan strategi ini di sebagian besar kota akan cukup menahan kenaikan penyebaran virus corona tanpa perlu membatasi mobilitas penduduk.

Menahan dalam penelitian ini didefinisikan sebagai mempertahankan tingkat tranmisi yang rendah, atau 'R' di bawah satu.

Kota-kota dengan populasi kepadatan sedang dan tinggi akan membutuhkan strategi ini hingga terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat.

Sedangkan untuk kota dengan kepadatan rendah, vaksinasi massal dapat sepenuhnya menahan penularan tanpa perlu jarak fisik.

Baca Juga: Tak Cuma Pakai Masker, Menjaga Jarak Jadi Kunci Hentikan Penularan Covid-19

"Penelitian kami menyediakan kerangka kerja dan serangkaian solusi yang dapat digunakan oleh pembuat kebijakan dan otoritas kesehatan masyarakat untuk mengidentifikasi pendekatan yang tepat dalam menjaga wabah Covid-19 tetap terkendali," kata penulis studi dan ahli epidemiologi, Shengjie Lai.

Ia menambahkan, meski penlietiannya didasarkan pada data dari China, metode dan temuannya berlaku untuk kota-kota di seluruh dunia dengan tingkat kepadatan penduduk dan pola kontak sosial serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI