Pasien Jantung Ingin Dapat Vaksinasi Covid-19? Cari Tahu Dulu Arahan Dokter

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 23 Februari 2021 | 07:05 WIB
Pasien Jantung Ingin Dapat Vaksinasi Covid-19? Cari Tahu Dulu Arahan Dokter
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Kementerian Kesehatan telah menetapkan syarat kelayakan mendapat vaksinasi Covid-19 bagi orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Pasien jantung termasuk di dalamnya. 

Bukan berarti pasien jantung tidak bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Hanya saja ada kondisi yang harus diperhatikan. 

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Vito A Damay, Sp. Jp(K)., menjelaskan bahwa penyakit jantung ada bermacam-macam. Kelayakan mendapatkan vaksin Covid-19 bagi pasien jantung juga sangat dipengaruhi kondisi individual.

"Sehingga tidak bisa disamaratakan," kata dokter Vito dalam webinar daring "Apakah Saya Bisa Divaksin?" bersama Allianz Indonesia, Senin (22/2/2021).

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Ia menjelaskan, pasien yang mengalami penyakit jantung koroner berhubungan dengan serangan mendadak pada jantung. Kondisi itu disebabkan adanya penyempitan di pembuluh darah koroner yang seharusnya berfungsi untuk mengaliri jantung dengan darah.

Pengobatan yang bisa dilakukan ada dua, yakni dengan operasi bypass atau dengan pemasangan ring.

"Apabila operasi bypass sudah selesai dilakukan dan orang itu dalam keadaan baik selama waktu 3 bulan, tidak ada gejala sakit dada, sesak nafas, maka dia layak dipertimbangkan untuk dapat vaksin," jelas dokter Vito.


Hal sama juga berlaku bagi orang yang melakukan perawatan melalui pemasangan ring. Ia menyampaikan bahwa jika pasien sudah menjalankan pemasangan ring secara utuh dan kondisinya terpantau baik selama tiga bulan, maka bisa dipertimbangkan untuk bisa mendapat vaksinasi Covid-19.

"Memang penilaian individual penting juga. Jadi jangan lupa bicarakan dengan dokter yang biasa kontrol," ucapnya.

baca juga

Sementara itu, untuk pasien yang mengalami penyakit gagal jantung atau lemah jantung juga harus terkontrol kondisinya. Jika dalam keadaan baik-baik saja, tanpa mengalami gejala sakit atau nyeri dada, maka layak dipertimbangkan mendapat vaksinasi. 

"Jadi kalau mereka terkontrol baik sebetulnya bisa, yang dikecualikan adalah kalau mereka baru saja melakukan perawatan, kalau baru keluar dari rumah sakit, jangan dulu, tunda dulu sementara. Karena ini untuk kebaikan anda. Sekali lagi ingat kalau isi formulir (pendaftaran vaksin) jujur," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Filipina Tidak Merekomendasikan Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Nakes

Filipina Tidak Merekomendasikan Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Nakes

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 21:08 WIB

Besok, Puluhan Jurnalis di Solo Disuntik Vaksin Sinovac

Besok, Puluhan Jurnalis di Solo Disuntik Vaksin Sinovac

Surakarta | Senin, 22 Februari 2021 | 20:48 WIB

Jokowi Divaksin Covid-19, Tapi Masih Banyak Warga Tak Bersedia Vaksinasi

Jokowi Divaksin Covid-19, Tapi Masih Banyak Warga Tak Bersedia Vaksinasi

News | Senin, 22 Februari 2021 | 20:08 WIB

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×