Pekan Sarapan Nasional 2021: Jaga Tenaga, Ini Komposisi Nutrisi yang Tepat

Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2021 | 09:45 WIB
Pekan Sarapan Nasional 2021: Jaga Tenaga, Ini Komposisi Nutrisi yang Tepat
Ilustrasi sarapan

Suara.com - Sejak 2013 di setiap tanggal 14 sampai 20 Februari, Indonesia selalu memperingati Pekan Sarapan Nasional atau PESAN.

Tahun ini, PESAN 2021 masih akan diperingati di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung ada tanda-tanda segera usai.

Berbagai penelitian dan publikasi kesehatan mencatat bagaimana daya tahan dan kemampuan tubuh seseorang dalam melakukan pekerjaan sangat bergantung dengan nutrisi baik, yang bisa didapatkan dari sarapan.

Namun, kesibukkan masyarakat modern saat ini sering menjadi hambatan banyak orang untuk melakukan sarapan di pagi hari.

Lewat publikasi dari Departemen Kesehatan (2013) menyatakan, sarapan sehat harus terdiri dari sumber karbohidrat (60-68 persen), protein (12-15 persen), lemak (15-25 persen) dan mengandung vitamin dan mineral.

Sarapan yang sehat sendiri menyumbang 25 persen dari kebutuhan nutrisi harian. Publikasi tersebut juga menyatakan bahwa ketahanan dan kemampuan tubuh untuk melakukan pekerjaan dengan produktivitas yang memadai akan lebih banyak dimiliki oleh individu dengan nutrisi yang baik.

Dikatakan Senior Director and Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi, sarapan merupakan waktu makan yang sangat penting.

Sarapan khususnya makanan bernutrisi, kata Andam Dewi, dapat menyuplai energi bagi tubuh dan otak agar tetap aktif melakukan kegiatan seperti bekerja dari rumah.

"Di pagi hari, bahan bakar tubuh Anda hampir kosong. Saat Anda makan makanan yang tepat untuk sarapan, Anda memberi bahan bakar yang dibutuhkan otot dan otak untuk kinerja optimal," kata Andam Dewi melalui siaran tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (23/2/2021).

Ia melanjutkan, sesi olahraga dapat semakin melengkapi kebutuhan tubuh agar tetap bugar dan aktif bergerak di dalam rumah tanpa harus khawatir berpergian ke luar rumah di tengan pandemi seperti sekarang.

Andan melanjutkan, tahun ini menjadi tahun keenam bagi perusahaannya mendukung kampanye PESAN melalui serangkaian kegiatan edukasi pada masyarakat tentang pentingnya sarapan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, pada Sabtu (20/2) lalu, Herbalife Indonesia menggelar acara Special Nutrition Training dan Healthy Active Lifestyle (HAL) PESAN 2021.

Acara diisi dengan kegiatan edukasi nutrisi bersama Dewan Penasehat Nutrisi Herbalife Nutrition Indonesia dan dilanjutkan kegiatan yoga bersama melalui berbagai platform online seperti YouTube Live, Facebook Live dan Webinar.

Selain diadakan juga acara Share Your Healthy Breakfast Challenge melalui media sosial Instagram bersama atlet- atlet yang nutrisinya disponsori oleh Herbalife Nutrition Indonesia.

"Kami berharap bahwa dengan adanya keterlibatan sektor swasta dan publik dalam kampanye Pekan Sarapan Nasional 2021 ini, akan ada semakin banyak masyarakat Indonesia yang selalu memulai kegiatan harian mereka dengan sarapan pagi yang bernutrisi serta melakukan olahraga bagi kebugaran tubuh," tutup Andam Dewi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Percaya Hoaks, Ini 5 Cara Cek Fakta Informasi Secara Mandiri!

Jangan Percaya Hoaks, Ini 5 Cara Cek Fakta Informasi Secara Mandiri!

Lifestyle | Selasa, 23 Februari 2021 | 09:11 WIB

Kejutkan Publik, Ternyata Pevita Pearce Termasuk Tim Makan Bubur Begini

Kejutkan Publik, Ternyata Pevita Pearce Termasuk Tim Makan Bubur Begini

Lifestyle | Selasa, 23 Februari 2021 | 08:23 WIB

Mom Academy, Komunitas Tempat Ibu Saling Berbagi di Masa Pandemi Covid-19

Mom Academy, Komunitas Tempat Ibu Saling Berbagi di Masa Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 09:10 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB