alexametrics

Bukti Pertama, Vaksin Covid-19 Turunkan Risiko Pasien Sakit Parah 94 Persen

Rauhanda Riyantama | Shevinna Putti Anggraeni
Bukti Pertama, Vaksin Covid-19 Turunkan Risiko Pasien Sakit Parah 94 Persen
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Vaksin Covid-19 bisa menurunkan risiko pasien lanjut usia sakit parah hingga 94 persen.

Suara.com - Temuan baru menunjukkan vaksin virus corona Covid-19 berhasil memangkas kasus penyakit yang parah hingga 94 persen dan membantu menghentikan penyebarannya.

Para ahli mengatakan bukti pertama vaksin Covid-19 ini diperoleh dari program vaksin Inggris, yang memberikan hasil menggembirakan.

Berdasarkan rangkaian data vaksin Covid-19 pertama, para peneliti di Skotlandia menemukan suntikan vaksin Oxford mampu mengurangi risiko pasien dirawat di rumah sakit hingga 94 persen, terutama pada 4 minggu setelah suntik vaksin pertama.

Ilmuwan dari Universitas Edinburgh, Universitas Strathclyde dan Kesehatan Masyarakat Skotlandia juga memeriksa data orang-orang yang menerima suntikan vaksin Pfizer.

Baca Juga: Tensi Tinggi, Hotman Paris Sempat Panik Tak Bisa Divaksin Covid-19

Mereka menemukan orang yang suntik vaksin Pfizer Amerika Serikat ini mengalami penurunan risiko infeksi hingga 85 persen antara 28 hingga 34 hari setelah suntikan dosis pertama.

Sedangkan, hasil kombinasi suntikan dari kedua jenis vaksin Covid-19 menunjukkan bahwa orang yang berusia di atas 80 tahun dan berisiko tinggi menderita parah justru mengalami penurunan risiko rawat inap di rumah sakit hingga 81 persen setelah suntikan pertama.

Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Mayoritas orang lanjut usia atau lansia yang ikut penelitian ini memiliki risiko tinggi menderita parah dan meninggal dunia akibat virus corona. Mereka juga lebih mungkin mendapatkan suntikan AstraZeneca.

Sementara itu, studi dari Public Health England menemukan hanya satu dosis vaksin Pfizer yang mengurangi risiko pasien masuk rumah sakit dan meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 sampai 75 persen di antara para lansia.

Pada lansia, data yang memantau lebih dari 12 ribu orang menemukan setidaknya suntikan pertama vaksin Covid-19 memberikan perlindungan 57 persen selama 28 hari. Kemudian, perlindungan dari vaksin akan meningkat 88 persen setelah suntikan kedua.

Baca Juga: Waspada, Nikmati Kopi Tanpa Filter Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Di antara kelompok usia 80 tahun ini, setidaknya vaksin Covid-19 bisa memberikan perlindungan 75 persen dari ancaman penyakit parah.

Komentar