Waspada! Pneumonia Mengintai Dewasa dan Lansia, PAPDI: Vaksinasi Bukan Hanya untuk Anak-Anak

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Kamis, 17 Juli 2025 | 16:16 WIB
Waspada! Pneumonia Mengintai Dewasa dan Lansia, PAPDI: Vaksinasi Bukan Hanya untuk Anak-Anak
Ilustrasi Vaksinasi. (sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Suara.com - Beban penyakit pneumonia di Indonesia masih tergolong tinggi, khususnya pada kelompok usia dewasa dan lansia, serta individu dengan penyakit penyerta.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pneumonia termasuk penyebab utama kematian akibat penyakit infeksius di dunia, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun dan orang dewasa lanjut usia. Terutama yang disebabkan oleh virus Streptococcus pneumoniae yang menjadi penyebab signifikan rawat inap dan kematian di kalangan lansia serta individu dengan kondisi medis tertentu. 

Di Indonesia, pneumonia masih menempati peringkat 10 besar penyebab kematian, dengan angka kematian 5–7 persen berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2022. Pada populasi lansia, angkanya bahkan lebih tinggi.

Vaksinasi menjadi kunci penting dalam memperkuat daya tahan tubuh kelompok dewasa dan lansia terhadap infeksi pneumokok,” ujar penasihat Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI Samsuridjal Djauzi dalam keterangannya, Kamis (17/7/2025).

Fenomena penurunan imunitas seiring bertambahnya usia maupun karena penyakit penyerta, kata Samsuridjal, menjadi alasan pentingnya imunisasi pada kelompok lansia.

Satuan Tugas Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Satgas PAPDI) telah menyusun Jadwal Imunisasi Dewasa yang merekomendasikan vaksinasi pneumonia bagi kelompok rentan. Vaksin konjugat generasi terbaru bahkan mampu memberikan perlindungan lebih luas terhadap berbagai serotipe bakteri.

Namun, tantangan besar yang masih mengemuka ialah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dewasa. Masih banyak yang menganggap vaksinasi hanya diperlukan saat anak-anak. Padahal, masyarakat dinilai perlu memahami kalau perlindungan terhadap penyakit infeksi tetap diperlukan seumur hidup.

“Vaksinasi merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia,” kata Ketua Umum PP PAPDI Eka Ginanjar.

Ia juga menegaskan bahwa vaksinasi dapat menurunkan beban biaya perawatan kesehatan akibat pneumonia, khususnya bagi kelompok rentan.

baca juga

Kementerian Kesehatan RI dalam sambutannya pada acara itu juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan terpadu melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta vaksinasi untuk menekan beban penyakit.

Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI, Sukamto Koesnoe, menyampaikan pihaknya telah lakukan pembaruan penting terkait Jadwal Imunisasi Dewasa 2025.

PAPDI kini merekomendasikan pemberian vaksin pneumokok jenis konjugat kepada orang dewasa mulai usia 18 tahun, dan vaksin pneumokok polisakarida untuk usia 50 tahun ke atas.

"Vaksin pneumokok konjugat terbaru yaitu PCV-20 telah mendapatkan persetujuan BPOM RI pada September 2024 dan kini telah tersedia di berbagai rumah sakit di Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan, Satgas PAPDI terus mengkaji perkembangan vaksin baru untuk memperbarui rekomendasi secara berkala. Tujuannya, agar jadwal imunisasi tetap aplikatif dan relevan di praktik klinis.

Jadwal Imunisasi Dewasa 2025 ini dapat diakses secara terbuka oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat melalui situs resmi www.satgasimunisasipapdi.com. 

PAPDI berharap, vaksinasi dapat mencegah penyebaran penyakit dan komplikasi serius pada orang dewasa, sekaligus memberikan perlindungan terhadap lebih banyak serotipe penyebab pneumonia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Polio Jadi Syarat Wajib Calon Jamaah Haji, Ini Alasannya

Vaksin Polio Jadi Syarat Wajib Calon Jamaah Haji, Ini Alasannya

Health | Kamis, 17 Juli 2025 | 11:17 WIB

Studi: 1 dari 20 Balita Jakarta Kena Pneumonia akibat Polusi Udara

Studi: 1 dari 20 Balita Jakarta Kena Pneumonia akibat Polusi Udara

Health | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:22 WIB

Flu Berat Ancam Liburanmu? Dokter Ungkap Pentingnya Vaksin Influenza!

Flu Berat Ancam Liburanmu? Dokter Ungkap Pentingnya Vaksin Influenza!

Health | Kamis, 10 Juli 2025 | 07:38 WIB

Terkini

Apakah TVRI akan Menayangkan Halftime Show Final Piala Dunia 2026?

Apakah TVRI akan Menayangkan Halftime Show Final Piala Dunia 2026?

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:02 WIB

Sejarah Baru! Wonderwall Bergema dan Bukayo Saka Antar Inggris Juara Ketiga

Sejarah Baru! Wonderwall Bergema dan Bukayo Saka Antar Inggris Juara Ketiga

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:00 WIB

Tolak Intimidasi Sejak Dini: Ratusan Siswa SMAN Titian Teras Jambi Gelar Deklarasi Anti-Perundungan

Tolak Intimidasi Sejak Dini: Ratusan Siswa SMAN Titian Teras Jambi Gelar Deklarasi Anti-Perundungan

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:44 WIB

Sayap Tanpa Rupa, Terbang Tanpa Suara

Sayap Tanpa Rupa, Terbang Tanpa Suara

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:36 WIB

7 Rekomendasi Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Taurus

7 Rekomendasi Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Taurus

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:33 WIB

Prancis Bernasib Sial, Tapi Rekor Kylian Mbappe Jelang Final Piala Dunia 2026 Bikin Ngeri

Prancis Bernasib Sial, Tapi Rekor Kylian Mbappe Jelang Final Piala Dunia 2026 Bikin Ngeri

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:32 WIB

Masuki Babak Baru, One Hundred Years of Solitude: Part Two Rilis 5 Agustus

Masuki Babak Baru, One Hundred Years of Solitude: Part Two Rilis 5 Agustus

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:31 WIB

IHSG Terbang 4,24% Sepekan, Market Cap Naik Jadi Rp10.749 Triliun

IHSG Terbang 4,24% Sepekan, Market Cap Naik Jadi Rp10.749 Triliun

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:31 WIB

Tak Perlu Jadi Juara Dunia, Raih Peringkat Ketiga Sudah Cukup Bikin Inggris Catat Sejarah Besar!

Tak Perlu Jadi Juara Dunia, Raih Peringkat Ketiga Sudah Cukup Bikin Inggris Catat Sejarah Besar!

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:23 WIB

Setir Mobil Bergetar Hebat Saat Kecepatan Tinggi? Kenali "Kode" Bahayanya dan Solusi Jitunya

Setir Mobil Bergetar Hebat Saat Kecepatan Tinggi? Kenali "Kode" Bahayanya dan Solusi Jitunya

Otomotif | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:16 WIB

×