Array

Mutasi Virus Corona, FDA Sarankan Peneliti Modifikasi Vaksin Covid-19

Selasa, 23 Februari 2021 | 12:50 WIB
Mutasi Virus Corona, FDA Sarankan Peneliti Modifikasi Vaksin Covid-19
Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Elizabeth Fischer, NIAID/NIH)

Suara.com - Penyebaran mutasi virus corona baru di beberapa negara menimbulkan kekhawatiran vaksin tidak lagi efektif menangkal Covid-19, sehingga peneliti perlu memodifikasi vaksin tersebut.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Amerika Serikat atau yang disebut FDA baru saja mengeluarkan pedoman jika peneliti tidak perlu menjalani serangkaian uji klinis yang panjang saat memodifikasi vaksin.

Namun vaksin modifikasi hanya perlu diuji dalam skala yang lebih kecil, selaiknya pengembangan vaksin flu setiap tahunnya.

"Dengan mengeluarkan panduan, kami ingin masyarakat Amerika Serikat tahu jika kami menggunakan segala cara untuk menghentikan pandemi, termasuk saat virus bermutasi," ujar Komisaris FDA, Dr. Janet Woodcock, mengutip Live Science, Selasa (23/2/2021).

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona (Pixabay/mohamed_hassan)

Seperti diketahui varian baru virus corona yang pertama kali terdeteksi di Afrika yang dikenal dengan varian B.1.351, dinilai kurang efektif jika diperangi oleh vaksin Pfizer dan Moderna, dua vaksin yang sudah mendapat izin darurat FDA AS.

Jika virus ini terus berevolusi dan menjadi sepenuhnya resisten terhadap vaksin Covid-19 yang sudah ada. Maka vaksin perlu dimodifikasi dengan cepat, dan sangat mungkin jika menggunakan teknologi mRNA, seperti yang digunakan Pfizer dan Moderna, yang memungkinkan modifikasi dilakukan dalam waktu enam minggu.

Jika biasanya uji klinis perlu dilakukan terhadap ribuan orang, maka untuk memodifikasi vaksin hanya cukup disuntikkan pada kelompok kecil sukarelawan. Setelahnya sampel darah relawan akan diuji di laboratorium.

Pedoman FDA ini juga memungkinkan peneliti menguji vaksin modifikasi pada hewan, orang yang sudah diberi vaksin, dan mereka yang belum disuntik vaksin Covid-19 sama sekali.

Baca Juga: 6 Bulan Pertama setelah Infeksi, Pasien Covid-19 Alami Kerontokan Rambut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI