Studi: Anak Kena Paparan Polusi Udara Tingkatkan Penyakit di Masa Dewasa

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 23 Februari 2021 | 17:18 WIB
Studi: Anak Kena Paparan Polusi Udara Tingkatkan Penyakit di Masa Dewasa
Ilustrasi polusi udara. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian dari Universitas Stanford menunjukkan bahwa paparan polusi udara di saat kanak-kanak bisa tingkatkan risiko penyakit di masa dewasa. Dalam hal ini, anak-anak yang terpapar polusi seperti asap kebakaran hutan dan knalpot selama satu hari mungkin mengalami tingkat penyakit jantung dan penyakit lain yang lebih tinggi di masa dewasa.

Melansir dari Medical Xpress, studi tersebut  diterbitkan dalam Scientific Reports. Penelitian ini menegaskan penelitian sebelumnya bahwa udara yang buruk dapat mengubah regulasi gen yang dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang.

"Saya pikir ini cukup menarik bagi seorang dokter anak untuk mengatakan bahwa kami memiliki bukti polusi udara menyebabkan perubahan pada sistem kekebalan dan kardiovaskular yang terkait tidak hanya pada asma dan penyakit pernapasan," kata pemimpin penulis studi, Mary Prunicki.

"Tampaknya paparan polusi udara yang singkat dapat benar-benar mengubah regulasi dan ekspresi gen anak-anak dan mungkin mengubah tekanan darah, berpotensi meletakkan dasar untuk peningkatan risiko penyakit di kemudian hari," imbuhnya.

Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Senin (8/7). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]
Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Senin (8/7). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Menggunakan data anak-anak di daerah dengan polusi tinggi di California, peneliti menyimpulkan bahwa paparan partikulat halus yang dikenal sebagai PM2.5, karbon monoksida dan ozon dari waktu ke waktu dikaitkan dengan peningkatan metilasi, perubahan molekul DNA yang dapat mengubah aktivitasnya tanpa mengubah urutannya.

Perubahan ekspresi gen ini mungkin diturunkan ke generasi mendatang. Para peneliti juga menemukan bahwa paparan polusi udara berkorelasi dengan peningkatan monosit, sel darah putih yang memainkan peran kunci dalam penumpukan plak di arteri dan  dapat memengaruhi anak-anak terhadap penyakit jantung di masa dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan IDI Lampung Anak-anak Perlu Divaksin Covid-19

Alasan IDI Lampung Anak-anak Perlu Divaksin Covid-19

Lampung | Sabtu, 20 Februari 2021 | 12:43 WIB

Polusi Udara Jogja Mengkhawatirkan, Pustral UGM: Perlu Gerakan Kolaboratif

Polusi Udara Jogja Mengkhawatirkan, Pustral UGM: Perlu Gerakan Kolaboratif

Jogja | Kamis, 18 Februari 2021 | 18:45 WIB

Studi: Sistem Kekebalan Bawaan Anak-Anak Cegah Covid-19 Parah

Studi: Sistem Kekebalan Bawaan Anak-Anak Cegah Covid-19 Parah

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 16:49 WIB

×