Ahli: Berat Badan Bisa Pengaruhi Peluang Kehamilan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:14 WIB
Ahli: Berat Badan Bisa Pengaruhi Peluang Kehamilan
Ilustrasi kehamilan. (Shuterstock)

Suara.com - Menjaga berat badan bisa terkait dengan kesuburan perempuan. Dalam hal ini, memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang terlalu tinggi lebih dari 25 atau terlalu rendah kurang dari 18 dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk hamil dan meningkatkan komplikasi selama kehamilan.

"Berat badan terkait erat dengan masalah kesuburan baik pada pria maupun wanita," kata kata Emily Osman, MD, seorang OB-GYN dan ahli endokrin reproduksi dengan Jaringan RMA di New Jersey seperti yang dikutip dari Insider.

Sekitar 12 persen infertilitas perempuan mungkin terkait dengan berat badan pasien yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Hal ini dinyatakan dalam American Society of Reproductive Medicine (ASRM).

"Bagi perempuan, kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan dapat dikaitkan dengan apa yang dikenal sebagai disfungsi ovulasi atau kemampuan untuk melepaskan sel telur secara teratur untuk hamil," kata Osman.

"Bagi mereka yang termasuk kelebihan berat badan atau obesitas, penurunan berat badan sedang sebesar 7 persen dan peningkatan aktivitas dapat meningkatkan kesuburan,"Jason Franasiak, MD, seorang spesialis infertilitas.

Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

Melansir dari Insider, hubungan antara berat badan dan kesuburan disebabkan karena lemak tubuh memengaruhi hormon, termasuk yang dibutuhkan untuk matang dan melepaskan sel telur.

Perempuan kurus mungkin berhenti melepaskan hormon pelepas gonadotropin (GnRH) yang mengarah pada kondisi yang dikenal sebagai amenore hipotalamus. Kondisi ini terjadi saat tidak ada siklus menstruasi dan tidak ada pelepasan sel telur sehingga tidak ada sel telur untuk dibuahi.

Orang yang kelebihan berat badan cenderung memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Pada perempuan, kadar estrogen yang tinggi dapat menghentikan siklus menstruasi hingga tak ada sel telur untuk dibuahi.

Perempuan yang kelebihan berat badan juga berisiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi fisik termasuk sindrom ovarium polikistik (PCOS), infeksi tuba, dan endometriosis yang semuanya dapat mempersulit pembuahan.

baca juga

"Selain memengaruhi kesuburan, berat badan juga dapat memengaruhi hasil akhir kehamilan. Sebab obesitas sangat terkait dengan komplikasi ibu dan bayi," kata Franasiak.

Sementara terlalu kurus dikaitkan dengan komplikasi seperti persalinan prematur dan berat lahir rendah. Berbeda dengan kelebihan berat badan yang meningkatkan risiko hampir semua komplikasi kehamilan, termasuk keguguran, tekanan darah tinggi, dan preeklamsia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Baru, Virus Corona pada Ibu Hamil Tak Tingkatkan Risiko Keguguran!

Temuan Baru, Virus Corona pada Ibu Hamil Tak Tingkatkan Risiko Keguguran!

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:10 WIB

Salut! Meski Hamil Besar, Jennifer Bachdim Tetap Lincah Joget TikTok

Salut! Meski Hamil Besar, Jennifer Bachdim Tetap Lincah Joget TikTok

Bali | Rabu, 24 Februari 2021 | 10:02 WIB

Hamil Tua, Jennifer Bachdim Terlihat Lincah Berjoget, Warganet: Ngilu

Hamil Tua, Jennifer Bachdim Terlihat Lincah Berjoget, Warganet: Ngilu

Jawa Tengah | Rabu, 24 Februari 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×