PMI Imbau Jangan Cari Donor Plasma Konvalesen Lewat Medsos, Kenapa?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 01 Maret 2021 | 19:06 WIB
PMI Imbau Jangan Cari Donor Plasma Konvalesen Lewat Medsos, Kenapa?
Petugas medis menyusun kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19 di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8/2020). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Suara.com - Pernah membaca di medsos mengenai keluarga yang membutuhkan donor plasma konvalesen dari orang yang sudah sembuh (penyintas) Covid-19? Ternyata Palang Merah Indonesia (PMI) tidak menyarankan langkah tersebut, lho.

Ketua Bidang Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat, dr. Linda Lukitari Waseso, mengatakan plasma konvalesen tidak bisa diminta dari keluarga.

"Plasma konvalesen itu tidak bisa diminta dari keluarga. Banyak terjadi di medsos, 'diperlukan pendonor golongan darah A atau O', minta ke kami (untuk ambil plasma darah). Itu tidak bisa seperti itu," ujar dr. Linda dalam acara Talkshow di YouTube BNPB, Senin (1/3/2021).

Dr. Linda menegaskan jika PMI tidak bisa menerima keluarga pencari donor yang membawa pendonor plasma konvalesen ke PMI. Lalu plasma darah tersebut dibawa keluarga pencari donor untuk diberikan kepada pasien Covid-19 yang dibutuhkan.

"Tidak bisa datang ke PMI, bawa pendonornya, 'Ini saya perlu plasma.' Jadi ini pendonornya diambil plasma darahnya. Jadi misalnya seperti itu, tidak bisa," tegas dr. Linda.

Adapun prosedur permintaan plasma konvalesen penyintas Covid-19 harus datang dari dokter dan pihak rumah sakit, dengan mengisi formulir. Setelahnya PMI akan menyerahkan plasma tersebut kepada pihak rumah sakit untuk digunakan.

"Jadi ada formulir permintaan dari dokter yang merawat, sehingga dengan adanya formulir itu, Palang Merah Indonesia (PMI) baru bisa memberikan plasma konvalesen. Jadi harus permintaan dari rumah sakit," jelas dr. Linda.

"Dari rumah rumah sakit, dokter yang merawat mengisi formulir yang ada di rumah sakit, kemudian dikirim ke Palang Merah Indonesia," sambungnya.

Adapun untuk mencari ketersediaan stok plasma konvalesen, PMI sudah bekerjasama dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nasional, masyarakat atau pihak rumah sakit bisa menghubungi Call Center 117 Extension 5.

baca juga

"Selain mencari plasma konvalesen, juga bisa untuk mengetahui apakah ketersediaan dan lain-lain. PMI ada yang namanya Ayo Donor buka saja, mana yang lebih cepat sama saja," pungkas dr. Linda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Nakes RSUD Bekasi Penyintas Covid-19 Akan Donor Plasma Konvalesen

Ratusan Nakes RSUD Bekasi Penyintas Covid-19 Akan Donor Plasma Konvalesen

Bekaci | Senin, 01 Maret 2021 | 18:44 WIB

Donor Plasma Darah Konvalesen, Doni Monardo: Tidak Ada Efek Samping

Donor Plasma Darah Konvalesen, Doni Monardo: Tidak Ada Efek Samping

Health | Senin, 01 Maret 2021 | 18:03 WIB

Stok Plasma Konvalesen di PMI Masih Aman, Tapi Kurang Golongan Darah AB

Stok Plasma Konvalesen di PMI Masih Aman, Tapi Kurang Golongan Darah AB

News | Senin, 01 Maret 2021 | 17:18 WIB

Terkini

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

×