alexametrics

Donor Plasma Darah Konvalesen, Doni Monardo: Tidak Ada Efek Samping

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Donor Plasma Darah Konvalesen, Doni Monardo: Tidak Ada Efek Samping
Tangkapan layar --Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo melakukan donor plasma konvalesen sebagai penyintas Covid-19, Senin (1/3/2021).

Berhasil mengalahkan Covid-19, Doni Monardo menceritakan pengalamannya menjadi donor plasma darah konvalesen. Apa katanya?

Suara.com - Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo mendonorkan plasma darah konvalesen ke Palang Merah Indonesia (PMI).

Sebelum menjadi pendonor, sehari sebelumnya Doni menjalani pre screening atau pemeriksaan kesehatan khususnya kadar antibodi Covid-19 yang masih ada di tubuhnya.

"Pada hari Jumat saya telah dilakukan pemeriksaan layak atau tidak menjadi seorang pendonor. Tensinya juga bagus sebelum diambil plasmanya," ujar Doni sembari berbaring saat mendonorkan darahnya di PMI, Senin (1/3/2021).

Berbeda dengan donor darah pada umumnya, yang diambil sel darah merahnya. Maka pada donor plasma darah konvalesen, yang diambil adalah sel darah putih yang biasanya berwarna kuning saat dimasukkan dalam kantong darah.

Baca Juga: Doni Monardo Donor Plasma Konvalesen Sebagai Penyintas Covid-19

Dalam plasma darah konvalesen ini terkandung antibodi dari tubuh pendonor karena berhasil melawan virus corona penyebab sakit Covid-19.

Antibodi ini kemudian ditransfusikan kepada pasien Covid-19 yang masih berjuang melawan penyakitnya, sehingga merangsang kesembuhan jadi lebih cepat.

Doni masuk kategori penyintas Covid-19 setelah dirawat selama 20 hari di rumah sakit, hingga akhirnya pada 12 Februari 2021 lalu dinyatakan negatif atau sembuh dari Covid-19.

Menurut Doni, proses mendonorkan plasma darah penyintas Covid-19 tidak jauh berbeda selaiknya mendonor darah seperti biasanya.

Yang jadi pembeda, hanyalah mesin dan peralatan medis yang digunakan PMI lebih banyak. Sedangkan untuk prosesnya tidak ada yang berbeda, ditambah tidak menyakitkan.

Baca Juga: PMI Lampung Layani Donor Plasma Konvalesen, Ini Besaran Biayanya

"Menurut saya sama saja, perasaan tidak ada yang mencolok. Jadi tidak menakutkan, tidak ada efek samping, dengan donor kita bisa membantu selamatkan jiwa manusia," cerita Doni.

Komentar