Setahun Pandemi Covid-19 Indonesia, PDPI: Dari Januari Sudah Diperingatkan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 02 Maret 2021 | 11:38 WIB
Setahun Pandemi Covid-19 Indonesia, PDPI: Dari Januari Sudah Diperingatkan
Seorang tenaga kesehatan mengenkan alat pelindung diri (APD) lengkap sebelum melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Satu tahun sudah pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak kasus pertama ditemukan pada 2 Maret 2020. Hingga kini, Indonesia masih terus melaporkan penambahan kasus baru Covid-19.

Jika merunut satu tahun ke belakang, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) telah mengeluarkan peringatan dan rilis pers terkait dengan ancaman Covid-19 yang kala itu dikenal dengan pneumonia coronavirus. Bahkan, peringatan itu telah dikeluarkan sejak 17 Januari 2020.

"Perhimpunan Dokter Paru Indonesia itu sudah membuat press rilis, tentang Covid-19 ini dan meminta media massa untuk menyebarluaskan bahwa ini ada penyakit baru, dan begini penularannya, hati-hati jaga kesehatan, itu dari Januari Lho. Walaupun kemudian Indonesia baru diumumkan kebagian pada bulan Maret ya diumumkannya," ujar Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr. Erlina Burhan, Sp.P(K), M.Sc., Ph.D, saat dihubungi Suara.com, Selasa, (2/3/2021).

"Tapi Januari kami sudah wanti-wanti bahkan perhimpunan kami juga sudah menerbitkan buku di Januari tentang diagnosis dan tatalaksana, itu di Januari juga."

dr Erlina Burhan, SpP(K) bicara tentang hubungan erat antara tuberkulosis dan HIV-AIDS. (Suara.com/Dini Afrianti)
dr Erlina Burhan, SpP(K). (Suara.com/Dini Afrianti)

Namun, lanjut Erlin, respon dari pemerintah kala itu masih tidak sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan pada saat ada konfirmasi kasus di bulan Maret tidak terlalu masif dan cepat antisipasinya.

"Di awal memang agak keteteran, di awal awal tidak terlalu intensif seperti belakangan ini. Dampaknya kita bisa lihat angkanya terus naik, tapi pemerintah dan masyarakat dan terus menyadari dan saya sudah lihat sudah semakin baik sekarang," ujar Erlina.

Meski demikian, kata Erlina, bahwa semua yang terjadi saat ini adalah suatu pelajaran berharga yang mesti diperhatikan dalam penanganan pandemi. Ia mengatakan bahwa jika sejak awal respons dari pemerintah cukup tanggap, pandemi saat ini bisa lebih terkendali.

"Bukan berarti bebas dari kasus, karena ini seluruh dunia dilanda dengan kasus ini, tapi mungkin tidak seberat ini. Seandainya dari awal masyarakat harus waspada, jangan menganggap remeh, ini bukan seperti flu, ini penyakit baru, ini menular, ya barangkali tidak akan sampai satu tahun terus akan meningkat," kata Erlina.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Menteri Kesehatan sempat mengatakan menganggap remeh Covid-19 dan mengatakan bahwa kasus Covid-19 belum terdeteksi di Indonesia karena kekuatan doa.

"Di bulan Mei atau Juni itu kasus sempat menurun lho, waktu DKI mengajukan PSBB ketat, tapi begitu dilonggarkan naik lagi, itu juga bahan pembelajaran, kalau tidak ketat dan makin lengah kasus naik lagi. Ini pelajaran berharga yang harus kita bayar," kata Erlina. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setahun Kasus Covid-19, dr Tirta: Semoga Tak Panjang Umur Kau Virus Laknat

Setahun Kasus Covid-19, dr Tirta: Semoga Tak Panjang Umur Kau Virus Laknat

Jogja | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:34 WIB

Lampaui Perkiraan Bima Arya, Kasus COVID-19 Kota Bogor Kini 12.131 Orang

Lampaui Perkiraan Bima Arya, Kasus COVID-19 Kota Bogor Kini 12.131 Orang

Bogor | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:34 WIB

Lebih dari 87 Ribu Penelitian Covid-19 Diterbitkan Sejak Pandemi Dimulai

Lebih dari 87 Ribu Penelitian Covid-19 Diterbitkan Sejak Pandemi Dimulai

Tekno | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB