alexametrics

Berhubungan Seks Dapat Menyebabkan Kram Otot, Apa Penyebabnya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Berhubungan Seks Dapat Menyebabkan Kram Otot, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]

Ini dapat terjadi secara akut maupun kronis. Ketahui penyebab kram otot saat berhubungan seks agar dapat menghindarinya!

Suara.com - Bagi sebagian orang, seks tidak selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan. Beberapa dari mereka mengalami rasa sakit selama atau setelah berhubungan intim, dan ini dapat merusak kehidupan seksualnya.

Ada berbagai macam rasa sakit yang ditimbulkan, salah satunya kram otot. Ini dapat terjadi secara akut maupun kronis.

Dilansir Insider, berikut penyebab kram otot setelah berhubungan seks:

1. Ketegangan otot

Baca Juga: Tanpa Obat, Ahli Sebut Berhubungan Seks Bisa Redakan Migrain

Seks bisa menjadi aktivitas yang berat secara fisik, dan mungkin terjadi ketegangan otot di daerah panggul atau di bagian lain saat Anda bercinta.

Berhubungan seksual juga dapat memperburuk ketegangan otot yang sudah dirasakan terlebih dahulu, mengakibatkan kram dan ketidaknyamanan setelahnya.

Ilustrasi berhubungan intim. (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan intim. (Shutterstock)

2. Orgasme

Obgyn dan pakar kesehatan wanita di Santa Monica, California, Sherry A. Ross, MD, mengatakan saat seorang wanita mengalami orgasme, dinding vagina dan otot rahim berkontraksi secra ritmis. Ini adalah hal yang normal.

"Sebelum dan selama orgasme, detak jantung, denyut nadi, tekanan darah, dan pernapasan meningkat. Otot di tubuh Anda, terutama di daerah panggul, bisa menjadi tegang, kejang, dan kram," kata Ross.

Baca Juga: Bisa Bakar Banyak Kalori, Efek Berhubungan Seks Setara dengan Olahraga?

3. Infeksi menular seksual (IMS)

Komentar