Apa Itu Obat Lianhua Qingwen? Benarkah Bisa Sembuhkan Covid-19?

Vania Rossa | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 03 Maret 2021 | 17:07 WIB
Apa Itu Obat Lianhua Qingwen? Benarkah Bisa Sembuhkan Covid-19?
Obat Lianhua. (TikTok)

Suara.com - Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing lagi mendengar nama obat Lianhua Qingwen. Obat ini, dalam satu tahun terakhir, banyak diburu dan dikonsumsi oleh orang yang terinfeksi Covid-19. Hal tersebut lantaran obat tersebut sangat dipercaya dan sangat ampuh dalam menyembuhkan virus corona. Tapi, apakah benar obat tersebut ampuh?

Belum lama ini salah seorang pengguna TikTok bernama dr. Marco Vidor mengungkap apakah obat tersebut efektif untuk mengobati orang yang terkena Covid-19.

Dengan video yang berdurasi selama 49 detik tersebut, Marco mengaku sangat skeptis ketika obat tersebut menjadi tenar. Pasalnya, sebagai dokter, berdasarkan panduan sebagai dokter, kita harus berpatokan kepadan panduan dokter spesialis.

“Nah kalau liat di pedoman dokter spesialis itu nggak ada obat itu dianjurkan untuk Covid-19. Jadi kemudian ia pun mencari di jurnal-jurnal apakah obat Cina itu apa manfaatnya,” kata Marco dikutip dari video tersebut.

Setelah mencari dari berbagai jurnal, Marco merasa terkejut ketika mendapati obat Cina tersebut sangat bermanfaat.

“Jadi ternyata obat Lianhua Qingwen diakui bermanfaat untuk mengurangi gejala Covid-19 secara signifikan. Jadi sekali lagi bukan untuk menyembuhkan Covid-19, tapi untuk membantu mengurangi gejala,” katanya.

Unggahan video tersebutpun dibanjiri komentar para netizen. “Bagi yang punya riwayat sakit lambung, hindari konsumsi obat ini, karena akan menyebabkan mual. (Pengalaman saya pribadi dan beberapa teman,” kata @Robin Red.

“Pengalaman saya menjadi pasien Covid-19 di RS Besar DKI Jakarta sempat saya tanyakan perihal obat seperti ini bahkan saya tunjukkan. Saat kunjungan dokter serta konsul ke dia, apakah obat ini aman dikonsumsi untuk pasien covid katanya kalau bisa tidak dianjurkan,” kata @DikDoang.

“Ini tuh obat herbal. Dimana-mana obat herbal tujuannya untuk memelihara kesehatan atau meringankan gejala, bukan mengobati. Jadi jangan salah kaprah dengan obat,” kata @william huang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Setahun Berlalu, Berikut 6 Pengobatan Populer Merawat Pasien Covid-19

Sudah Setahun Berlalu, Berikut 6 Pengobatan Populer Merawat Pasien Covid-19

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:26 WIB

Badan Pengawas Obat Eropa Tinjau Obat COVID-19 Buatan Korea Selatan

Badan Pengawas Obat Eropa Tinjau Obat COVID-19 Buatan Korea Selatan

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 17:15 WIB

Patut Bangga, Indonesia Ikut Uji Klinis Pengobatan Covid-19 Terbesar Dunia

Patut Bangga, Indonesia Ikut Uji Klinis Pengobatan Covid-19 Terbesar Dunia

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 12:49 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB