alexametrics

Apa Itu Corona B117? Gejala dan Cara Antisipasi Varian Baru Virus Corona

Rifan Aditya
Apa Itu Corona B117? Gejala dan Cara Antisipasi Varian Baru Virus Corona
Ilustrasi corona, varian baru virus corona, virus Corona B117 [Unsplash/Markus Spiske]

Apa itu Corona B117? Bagaimana gejala dan cara menghindari virus corona B117? Simak penjelasan berikut.

Suara.com - Belakangan ini santer terdengar kabar bahwa ada varian baru virus corona yang masuk ke Indonesia, yaitu Corona B117. Apa itu Corona B117? Bagaimana gejala dan cara menghindari virus corona B117?

Virus Corona B117 disebut-sebut lebih berbahaya dan lebih menular dibanding dengan virus sebelumnya. Pasalnya pandemi Covid-19 yang belum hilang kini sudah ada varian baru virus corona.

Varian Baru Virus Corona yang Lebih Cepat Menular

Corona B117 adalah bentuk mutasi dari virus Covid-19. Total ada 23 jenis mutasi dari virus ini dan akan terus berkembang. Virus corona B117 pertama kali muncul di Inggris pada September 2020.

Baca Juga: Virus Corona B117 Asal Inggris Masuk Indonesia, Kenali 8 Ciri Terinfeksi

Ilmuwan Inggris memprediksi virus ini lebih menular dibanding dengan virus sebelumya. Penularannya pun tergolong lebih cepat. Hanya dalam kurun waktu 2 bulan sudah dilaporkan ada seperempat kasus di London, lalu satu bulan kemudian naik menjadi tiga perempat.

Virus corona B117 memiliki karakteristik yang lebih kuat dibanding dengan Covid-19. Kemampuan berkembang biaknya pun terbilang lebih cepat. Menurut WHO sudah ada 60 negara yang sudah terdampak wabah Corona B117,  Indonesia termasuk.

Gejala Corona B117

Gejala yang muncul dari virus Corona B117 hampir mirip dengan Covid-19, namun ada perbedaan. Berikut gejala Corona B117:

  1. Batuk terus-menerus
    Gejala ini akan sulit dibedakan, karena tahap awal saat kita terjangkit virus salah satunya adalah batuk secara terus menerus. Alangkah baiknya ketika kita merasa batuk yang tak kunjung sembuh kita segera periksa ke dokter.
  2. Cepat lelah
    Pasien yang terjangkit virus Corona B117 merasa cepat lelah karena adanya sitokin dari dalam sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut adalah respon dari tubuh karena terinfeksi oleh virus tersebut. Sedangkan efek samping yang terjadi di dalam tubuh karena melawan patogen adalah rasa mudah lelah dan lelah secara terus menerus.
  3. Nyeri Otot
    Virus ini juga bisa menyerang serat otot dan lapisan jaringan penting lainya, efeknya adalah jaringan yang ada di dalam tubuh akan mengalami peradangan, nyeri sendi, dan merasa lemah di sekujur tubuh.
  4. Sakit tenggorokan
    Gejala ini juga terhitung gejala yang sangat umum. Jadi akan sulit dibedakan mana yang radang tenggorokan biasa dan mana yang dampak dari virus corona. Sekiranya kita mengalami sakit tenggorokan yang membuat tidak nyaman segera periksakan kondisi tersebut.
  5. Demam
    Imunitas di tubuh kita akan merespon virus yang masuk ke dalam tubuh dengan demam. Jadi ketika kita terpapar oleh virus ini badan akan menggigil.

Cara Antisipasi Corona B117

Baca Juga: Varian Virus Corona Inggris Masuk ke Indonesia, Ini Fakta-Faktanya

  1. Memakai Masker Dua Lapis
    Merangkap masker sangat dianjurkan untuk mengurangi resiko infeksi, apalagi setelah mengetahui bahwa corona B117 lebih mudah tersebar dibanding dengan virus sebelumnya.
  2. Rutin Mencuci Tangan dengan Alkohol
    Salah satu cara mengantisipasi penyebaran virus adalah dengan rutin mencuci tangan, karena prinsipnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Mencuci tangan dapat dilakukan saat melepas masker dan sebelum menyentuh bagian krusial di area kepala seperti mata, hidung dan mulut.
  3. Vaksinasi
    Sejauh ini vaksinasi menjadi cara antisipasi virus, tubuh memerlukan stimulan dari luar untuk meningkatkan kekebalan. Orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah akan lebih mudah terpapar virus dari luar.
  4. Benar-Benar Menerapkan Social Distancing

Bagi sebagian orang menjalani karantina adalah hal yang sangat membosankan, oleh karena itu banyak juga dari kita yang akhirnya memutuskan untuk menjalankan aktivitas seperti sedia kala.

Komentar