Apa Itu Corona B117? Gejala dan Cara Antisipasi Varian Baru Virus Corona

Rifan Aditya

Kamis, 04 Maret 2021 | 10:24 WIB
Apa Itu Corona B117? Gejala dan Cara Antisipasi Varian Baru Virus Corona
Ilustrasi corona, varian baru virus corona, virus Corona B117 [Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Belakangan ini santer terdengar kabar bahwa ada varian baru virus corona yang masuk ke Indonesia, yaitu Corona B117. Apa itu Corona B117? Bagaimana gejala dan cara menghindari virus corona B117?

Virus Corona B117 disebut-sebut lebih berbahaya dan lebih menular dibanding dengan virus sebelumnya. Pasalnya pandemi Covid-19 yang belum hilang kini sudah ada varian baru virus corona.

Varian Baru Virus Corona yang Lebih Cepat Menular

Corona B117 adalah bentuk mutasi dari virus Covid-19. Total ada 23 jenis mutasi dari virus ini dan akan terus berkembang. Virus corona B117 pertama kali muncul di Inggris pada September 2020.

Ilmuwan Inggris memprediksi virus ini lebih menular dibanding dengan virus sebelumya. Penularannya pun tergolong lebih cepat. Hanya dalam kurun waktu 2 bulan sudah dilaporkan ada seperempat kasus di London, lalu satu bulan kemudian naik menjadi tiga perempat.

Virus corona B117 memiliki karakteristik yang lebih kuat dibanding dengan Covid-19. Kemampuan berkembang biaknya pun terbilang lebih cepat. Menurut WHO sudah ada 60 negara yang sudah terdampak wabah Corona B117,  Indonesia termasuk.

Gejala Corona B117

Gejala yang muncul dari virus Corona B117 hampir mirip dengan Covid-19, namun ada perbedaan. Berikut gejala Corona B117:

  1. Batuk terus-menerus
    Gejala ini akan sulit dibedakan, karena tahap awal saat kita terjangkit virus salah satunya adalah batuk secara terus menerus. Alangkah baiknya ketika kita merasa batuk yang tak kunjung sembuh kita segera periksa ke dokter.
  2. Cepat lelah
    Pasien yang terjangkit virus Corona B117 merasa cepat lelah karena adanya sitokin dari dalam sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut adalah respon dari tubuh karena terinfeksi oleh virus tersebut. Sedangkan efek samping yang terjadi di dalam tubuh karena melawan patogen adalah rasa mudah lelah dan lelah secara terus menerus.
  3. Nyeri Otot
    Virus ini juga bisa menyerang serat otot dan lapisan jaringan penting lainya, efeknya adalah jaringan yang ada di dalam tubuh akan mengalami peradangan, nyeri sendi, dan merasa lemah di sekujur tubuh.
  4. Sakit tenggorokan
    Gejala ini juga terhitung gejala yang sangat umum. Jadi akan sulit dibedakan mana yang radang tenggorokan biasa dan mana yang dampak dari virus corona. Sekiranya kita mengalami sakit tenggorokan yang membuat tidak nyaman segera periksakan kondisi tersebut.
  5. Demam
    Imunitas di tubuh kita akan merespon virus yang masuk ke dalam tubuh dengan demam. Jadi ketika kita terpapar oleh virus ini badan akan menggigil.

Cara Antisipasi Corona B117

baca juga
  1. Memakai Masker Dua Lapis
    Merangkap masker sangat dianjurkan untuk mengurangi resiko infeksi, apalagi setelah mengetahui bahwa corona B117 lebih mudah tersebar dibanding dengan virus sebelumnya.
  2. Rutin Mencuci Tangan dengan Alkohol
    Salah satu cara mengantisipasi penyebaran virus adalah dengan rutin mencuci tangan, karena prinsipnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Mencuci tangan dapat dilakukan saat melepas masker dan sebelum menyentuh bagian krusial di area kepala seperti mata, hidung dan mulut.
  3. Vaksinasi
    Sejauh ini vaksinasi menjadi cara antisipasi virus, tubuh memerlukan stimulan dari luar untuk meningkatkan kekebalan. Orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah akan lebih mudah terpapar virus dari luar.
  4. Benar-Benar Menerapkan Social Distancing

Bagi sebagian orang menjalani karantina adalah hal yang sangat membosankan, oleh karena itu banyak juga dari kita yang akhirnya memutuskan untuk menjalankan aktivitas seperti sedia kala.

Padahal sebenarnya virus corona belum sepenuhnya menghilang. Ditambah semakin banyak varian virus yang masuk, seharusnya kita bisa lebih bijak untuk menerapkan social distancing.

Demikian penjelasan apa itu Corona B117, mulai dari karakteristik virus Corona B117 hingga gejala dan cara antisipasinya. Varian baru virus corona ini sudah masuk ke Indonesia, masyarakat diharap untuk lebih berhati-hati lagi.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona B117 Asal Inggris Masuk Indonesia, Kenali 8 Ciri Terinfeksi

Virus Corona B117 Asal Inggris Masuk Indonesia, Kenali 8 Ciri Terinfeksi

Kaltim | Kamis, 04 Maret 2021 | 07:15 WIB

Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Indonesia dan 4 Berita Kesehatan

Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Indonesia dan 4 Berita Kesehatan

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 21:33 WIB

Varian Virus Corona Inggris Masuk ke Indonesia, Ini Fakta-Faktanya

Varian Virus Corona Inggris Masuk ke Indonesia, Ini Fakta-Faktanya

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 21:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×