Gegara Pandemi, Kunjungan Layanan Kesehatan Mental Meningkat

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 04 Maret 2021 | 14:41 WIB
Gegara Pandemi, Kunjungan Layanan Kesehatan Mental Meningkat
Ilustrasi depresi (shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 diketahui juga berdampak pada kesehatan mental masyarakat. Selama pandemi, banyak masyarakat yang mengalami kecemasan bahkan hingga depresi lantaran salah satunya karena situasi yang tidak pasti.

Hal itu terungkap dari sebuah temuan yang mengatakan bahwa terjadi peningkatan layanan kunjungan kesehatan mental pada awal pandemi. Jumlah itu meningkat 7 persen selama periode awal pada tahun 2020, dibanding tahun sebelumnya.

Studi yang diterbitkan The Journal of Clinical Psychiatry pada 3 Maret memeriksa kunjungan pasien untuk diagnosis psikiatri. Peningkatan dalam kunjungan penggunaan zat naik 51 persen, gejala kecemasan naik 12 persen, gangguan bipolar naik 9 persen, dan gangguan psikotik naik 6 persen.

"Covid-19 telah menciptakan gangguan psikososial secara besar," ungkap Kathryn Erickson Ridout, MD, seorang psikiater di Kaiser, yang dilansir dari Healthshots.

Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)

Hal ini memengaruhi kemampuan orang untuk bekerja, bersosialisasi, dan berhubungan dengan orang lain, yang berdampak pada kesehatan mental. “Kami mampu meresponsnya dengan sistem telehealth yang kuat, untuk menjangkau pasien tersebut dan memberi mereka perawatan yang baik,” jelasnya.

Penelitian ini merupakan analisis observasi yang membandingkan 165.696 kontak pasien rawat jalan psikiatri, yaitu antara 9 Maret dan 31 Mei 2019 dengan 181.015, dengan meningkat sebesar 7 persen.

Para peneliti juga mengkonfirmasi pergeseran dari kunjungan pasien secara langsung, dengan peningkatan 264 persen kunjungan telepon dan video dari tahun sebelumnya.

Esti Iturralde, Ph.D, seorang ilmuwan riset Division of Research, mengungkap, pasien mengalami lebih banyak kesulitan dalam menghadapi pandemi, juga mencerminkan pasien yang memiliki hubungan dengan kecanduan obat-obatan.

Selain itu, hasil ini mencerminkan pasien mana yang nyaman dengan menjangkau perawatan lewat telehealth, yang terjadi selama beberapa bulan pertama pandemi.

Dan untuk meningkatkan kunjungan secara virtual, disarankan melalui perawatan kolaboratif ke depannya. Seperti mendapat rujukan dari penyedia perawatan primer, juga dokter lain yang menemui pasien terkait masalah kesehatan fisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: 90 Persen Kematian Covid-19 Ada di Negara dengan Obesitas Tinggi

Studi: 90 Persen Kematian Covid-19 Ada di Negara dengan Obesitas Tinggi

Health | Kamis, 04 Maret 2021 | 14:18 WIB

Sebut 10 Juta Pengangguran Imbas Pandemi, Jokowi: Kuncinya Ada di Investasi

Sebut 10 Juta Pengangguran Imbas Pandemi, Jokowi: Kuncinya Ada di Investasi

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 12:35 WIB

Studi: Depresi dan Kecemasan Meningkat pada Mahasiswa Baru selama Pandemi

Studi: Depresi dan Kecemasan Meningkat pada Mahasiswa Baru selama Pandemi

Health | Kamis, 04 Maret 2021 | 12:49 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB