Update Covid-19 Global: WHO Ingatkan Jangan Terlena dengan Vaksin!

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 06 Maret 2021 | 12:10 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Ingatkan Jangan Terlena dengan Vaksin!
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Pandemi Covid-19 masih berlangsung, terbukti dengan kasus yang masih terus bertambah meski vaksin sudah disuntikkan. Per Sabtu, (6/3/2021) data menunjukkan ada 446 ribu kasus positif tambahan di dunia sehari.

Sehingga total kasus positif dunia mencapai 116,6 juta orang, warga dunia yang pernah terinfeksi Covid-19. Beruntung, 92,2 juta di antaranya berhasil dinyatakan sembuh.

Tapi nahas, karena kondisi yang drop atau tidak tertangani dengan baik di rumah sakit karena kasus yang membludak, nyaris 2,6 juta jiwa warga dunia melayang. Adapun sehari di dunia kematian bisa mencapai 9.648 nyawa per hari.

Kini total orang yang masih berstatus positif Covid-19 di dunia tercatat sebanyak 21,7 juta, dengan rincian 89.443 orang dalam kondisi kritis. Sisanya dalam kondisi ringan atau bahkan tanpa gejala Covid-19.

Vaksin Covid-19 membuat Brasil bersantai

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Mengutip Channel News Asia, pejabat Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperingatkan Brasil untuk tidak bersantai menghadapi pandemi yang masih berlangsung, meski vaksin Covid-19 sudah disuntikkan.

"Jika kita pikir sudah berhasil melalui pandemi ini, itu salah. Negara dikhawatirkan kembali mengalami lonjakan kasus jika tidak berhati-hati," ujar Mike Ryan, Ahli Kedaruratan WHO.

Ryan memperingatkan Brasil untuk tidak bersantai dalam menghadapi pandemi Covid-19, mengingat saat ini kasus Covid-19 di Brasil belum terkendali.

"Sekarang bukan waktunya Brasil untuk bersantai. Kedatangan vaksin memang jadi harapan besar, tapi juga berpotensi membuat kita kehilangan fokus menangani pandemi," papar Ryan.

Sementara itu data juga menunjukkan bagaimana sistem rumah sakit di Brasil di ambang keruntuhan, hal ini diduga karena ditemukannya varian baru yang lebih menular ditemukan di sana.

"Ini sangat-sangat memprihatinkan. Jika Brasil tidak serius, maka akan mempengaruhi lingkungan di sekitar dan seterusnya," ujar Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Di sisi lain, data Worldometers menunjukkan hari ini lonjakan penularan Covid-19 harian di Brasil tertinggi di dunia. Sebanyak 75.377 orang sehari dinyatakan positif Covid-19. Sehingga total ada 10,8 juta kasus infeksi Covid-19 di Brasil.

Kematian harian Brasil juga hanya selisih tipis dibanding Amerika Serikat, yakni sehari 1.760 orang meninggal di Brasil dan 1.794 meninggal di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Vaksin Corona Palsu Asal China dan Afrika Disita, Campuran Garam-Air

Ribuan Vaksin Corona Palsu Asal China dan Afrika Disita, Campuran Garam-Air

Riau | Sabtu, 06 Maret 2021 | 10:16 WIB

Menkes: Imun Baru Muncul 28 Hari Setelah Suntikan Vaksin Covid-19 Kedua

Menkes: Imun Baru Muncul 28 Hari Setelah Suntikan Vaksin Covid-19 Kedua

Health | Jum'at, 05 Maret 2021 | 22:51 WIB

Epidemiolog Sebut Prioritas Vaksinasi Covid-19 ke Pedagang Salah

Epidemiolog Sebut Prioritas Vaksinasi Covid-19 ke Pedagang Salah

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 20:23 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB