alexametrics

Hits: Sakit Sinus 26 Tahun Hingga Tes Swab Anal

Bimo Aria Fundrika
Hits: Sakit Sinus 26 Tahun Hingga Tes Swab Anal
Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)

Lima berita terpopuler di kanal health Suara.com.

Suara.com - Seorang gadis yang 26 tahun menderita sinus kaget lantaran akhirnya bisa bernapas lewat hidung. Kisahnya pun viral dan mendapat sorotan.

Sementara itu, penggunaan swab anal di China menjadi sorotan. Banyak ahli menolak hal itu dilakukan. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.

1. 26 Tahun Derita Sinus Parah, Gadis Ini Kaget Temannya Bernapas Lewat Hidung

Ilustrasi masalah hidung (Shutterstock)
Ilustrasi masalah hidung (Shutterstock)

Seorang wanita bernama Taylor Hay akhirnya dapat bernapas melalui hidungnya setelah selama 26 tahun dirinya hidup selalu bernapas melalui mulut akibat penyumbatan hidung.

Baca Juga: Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Madiun Cukup Tinggi

Selama ini, Taylor berasumsi bahwa semua orang bernapas melalui mulut. Hingga suatu hari salah seorang temannya berkata bahwa lebih mudah bernapas melalui hidung saat tidur dengan posisi kepala lebih tinggi daripada tubuh.

Baca selengkapnya

2. Update Covid-19 Global: WHO Ingatkan Jangan Terlena dengan Vaksin!

Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Pandemi Covid-19 masih berlangsung, terbukti dengan kasus yang masih terus bertambah meski vaksin sudah disuntikkan. Per Sabtu, (6/3/2021) data menunjukkan ada 446 ribu kasus positif tambahan di dunia sehari.

Sehingga total kasus positif dunia mencapai 116,6 juta orang, warga dunia yang pernah terinfeksi Covid-19. Beruntung, 92,2 juta di antaranya berhasil dinyatakan sembuh.

Baca Juga: Ribuan Vaksin Corona Palsu Asal China dan Afrika Disita, Campuran Garam-Air

Baca selengkapnya

3. Kontroversi Tes Swab Anal Covid-19 di China, Banyak Ahli Luar Negeri Protes

Ilustrasi Tes Covid-19 (Pexels)
Ilustrasi Tes Covid-19 (Pexels)

China memberlakukan tes swab anal Covid-19 bagi wisatawan yang datang ke negaranya. Tindakan ini memicu protes dari negara lain.

Pada Februari, Departemen Luar Negeri AS mengeluhkan tes Covid-19 tersebut setelah beberapa diplomat diminta melakukannya dan minggu ini, pejabat Jepang pun memprotes hal yang sama.

Baca selengkapnya

4. Ingin Liburan ke China, Siap-siap Tes Swab Anal

Ilustrasi tes swab. (Dok: ELements Envanto)
Ilustrasi tes swab. (Dok: ELements Envanto)

Beberapa waktu lalu, China mulai menerapkan tes swab  Covid-19 melalui anus atau juga dikenal dengan tes swab anal. Selain diberikan untuk warganya, beberapa kota di China mensyaratkan anal swab (usap lubang anus) untuk tes Covid-19 kepada para wisatawan.

Hal tersebut memicu sejumlah protes dari berbagai warga negara.  Seperti misalnya beberapa hari lalu pejabat Jepang mengeluhkan, beberapa warganya yang tiba di Jepang harus mengalami tes tersebut, dan berimbas pada psikologi mereka.

Baca selengkapnya

5. POGI Rilis Rekomendasi Vaksin Covid-19 Untuk Ibu Hamil, Ini Isinya

Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)
Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)

Hingga saat ini ibu hamil masih belum mendapatkan vaksin Covid-19 di Indonesia. Meski data mengenai pengaruh imunogenitas kehamilan dan ibu menyusui terhadap vaksin covid-19 masih terbatas, namun secara teoritis,
Dr Ari Kusuma Januarto, SpOG(K)-Obginsos selaku Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Obstetri dan Ginekolog Indonesia (PP POGI) mengatakan bahwa kehamilan tidak mengubah efikasi suatu vaksin.

Dalam penelitian vaksin baru sendiri, golongan ibu hamil dan menyusui tidak dimasukkan pada penelitian fase 1, 2, dan 3, sehingga belum didapatkan data khusus ibu hamil dan menyusui terkait efektifitas vaksin maupun aspek keamanannya.

Baca selengkapnya

Komentar