Akibat Virus Corona Covid-19, Pria Ini Ereksi 3 Jam dan Meninggal Dunia

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 08:23 WIB
Akibat Virus Corona Covid-19, Pria Ini Ereksi 3 Jam dan Meninggal Dunia
Ilustrasi ereksi (Pixabay/derneumann)

Suara.com - Seorang pasien virus corona Covid-19 meninggal dunia setelah ereksi selama 3 jam, akibat virus menyebabkan gumpalan darah di penisnya.

Pasien asal Ohio, Amerika Serikat yang berusia 69 tahun itu sempat dirawat di rumah sakit dan menggunakan alat bantu ventilator setelah tertular virus corona Covid-19.

Awalnya, pria itu menderita sesak napas dan peradangan sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Miami Valley pada Agustus 2020 lalu.

Seorang dokter melalui tulisannya di The American Journal of Emergency Medicine dikutip dari The Sun, mengatakan kondisi pasien obesitas biasanya mulai memburuk setelah 10 hari menjalani perawatan medis.

Banyak pasien virus corona Covid-19 diminta melakukan posisi tengkurap untuk memperlambat kerusakan pernapasan akibat virus corona Covid-19.

Ilustrasi penis ereksi. (Shutterstock)
Ilustrasi penis ereksi. (Shutterstock)

Pria Ohio ini juga sempat melakukan posisi tersebut selama 12 jam sebelum meninggal dunia. Tapi, ia justru suka mengalami ereksi ketika berbalik badan.

Guna mencoba meredakan pembengkakan dan menghentikan ereksi, petugas medis pun mengompresnya menggunakan es batu.

Dokter mengompres penisnya menggunakan es batu selama 3 jam. Sampai akhirnya, mereka terpaksa mengeluarkan darah dari penis pria itu menggunakan jarum.

Pasien pun didiagnosis menderita priapisme aliran rendah, yaitu ketika darah terperangkap di ruang ereksi. Ereksinya tidak kembali, tapi sayangnya pasien meninggal dalam perawatan intensif setelah paru-parunya gagal.

Dokter mengatakan pria itu meninggal setelah priapisme menyebabkan gumpalan darah di penisnya akibat virus corona Covid-19.

Para ahli berpendapat bahwa penelitian mengenai hubungan antara virus corona Covid-19 dan trombus darah perlu dilakukan. Karena, kasus tersebut tergolong sangat jarang terjadi.

Tapi sebelumnya, ada pula pria asal Prancis yang mengalami ereksi selama 4 jam setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Pria asal Prancis itu juga sempat dirawat di rumah sakit akibat virus corona Covid-19 parah ketika mulai menderita priapisme. Petugas medis mengatakan itu disebabkan oleh darah yang terperangkap di penis, yang mereka keluarkan dan temukan penuh dengan gumpalan darah.

Saat itu dokter juga melakukan hal serupa yang mengeluarkan darah dari penis menggunakan jarum. Tapi, pria asal Prancis itu justru masih sehat sampai sekarang.

Dokter mengatakan pria dengan penyakit leukemia atau malaria berisiko mengalami hal serupa. Saat ini sudah sepertiga pasien virus corona yang mengalami pembekuan darah atau trombosis akibat virus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Pengobatan Alami untuk Disfungsi Ereksi yang Terbukti Ampuh

7 Pengobatan Alami untuk Disfungsi Ereksi yang Terbukti Ampuh

Health | Selasa, 15 April 2025 | 09:41 WIB

Kemaluan Pria Ini Harus Diamputasi dan Diganti dengan Jaringan Paha, Penyebabnya Sungguh Tak Terduga

Kemaluan Pria Ini Harus Diamputasi dan Diganti dengan Jaringan Paha, Penyebabnya Sungguh Tak Terduga

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 02:05 WIB

Heboh Timbul Efek Samping Pembekuan Darah, BPOM Sebut Vaksin AstraZeneca Sudah Tidak Beredar di Indonesia

Heboh Timbul Efek Samping Pembekuan Darah, BPOM Sebut Vaksin AstraZeneca Sudah Tidak Beredar di Indonesia

Health | Senin, 06 Mei 2024 | 10:09 WIB

BPOM Tegaskan Tidak Ada Kejadian Pembekuan Darah karena Vaksin Covid-19 AstraZeneca

BPOM Tegaskan Tidak Ada Kejadian Pembekuan Darah karena Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Health | Senin, 06 Mei 2024 | 09:56 WIB

Heboh Vaksin AstraZeneca Beri Efek Samping Pembekuan Darah, Menkes Budi Gunadi Sadikin Buka Suara

Heboh Vaksin AstraZeneca Beri Efek Samping Pembekuan Darah, Menkes Budi Gunadi Sadikin Buka Suara

Health | Kamis, 02 Mei 2024 | 12:47 WIB

Mimi Peri Ogah Nikah Seumur Hidup karena Impotensi: Daripada Aku Nyakitin Orang Lain

Mimi Peri Ogah Nikah Seumur Hidup karena Impotensi: Daripada Aku Nyakitin Orang Lain

Entertainment | Jum'at, 19 April 2024 | 21:45 WIB

Jay Idzes Alami Pembekuan Darah, Bisa Fatal Sampai Gangguan Paru-Paru, Jantung dan Otak

Jay Idzes Alami Pembekuan Darah, Bisa Fatal Sampai Gangguan Paru-Paru, Jantung dan Otak

Bola | Sabtu, 20 April 2024 | 07:35 WIB

Banyak Pria Pakai Obat Kuat Cuma Demi Senang-Senang, Dokter Peringatkan Bahayanya

Banyak Pria Pakai Obat Kuat Cuma Demi Senang-Senang, Dokter Peringatkan Bahayanya

Lifestyle | Senin, 15 April 2024 | 20:55 WIB

Kesal Ditegur Ambil Foto, Pria di Singapura Racuni Bubble Tea Wanita Pakai Obat Disfungsi Ereksi

Kesal Ditegur Ambil Foto, Pria di Singapura Racuni Bubble Tea Wanita Pakai Obat Disfungsi Ereksi

News | Kamis, 14 Maret 2024 | 13:52 WIB

Suami Ereksi Terlalu Lama Bikin Istri Menderita, Loh Kok Begitu? Ini Kata Seksolog

Suami Ereksi Terlalu Lama Bikin Istri Menderita, Loh Kok Begitu? Ini Kata Seksolog

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 19:03 WIB

Terkini

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB