Selain Obat Palsu, Ini Masalah Lain Industri Kesehatan di Indonesia

Risna Halidi

Selasa, 09 Maret 2021 | 15:38 WIB
Selain Obat Palsu, Ini Masalah Lain Industri Kesehatan di Indonesia
Ilustrasi obat palsu (pixabay)

Suara.com - Menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO, peredaran obat palsu di Indonesia masih sangat tinggi dengan mencapai 25 persen.

Menurut CEO apotek online Lifepack & Jovee, Natali Ardianto, hal tersebut terjadi akibat belum meratanya infrastruktur telekomunikasi, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan apotek yang masih terkonsentrasi di pulau Jawa, dan masalah jaminan kelengkapan serta keaslian obat.

Ia juga menyinggung bagaimana industri kesehatan di Indonesia masih menyimpan masalah mulai dari akses layanan kesehatan, serta ketersediaan rumah sakit dan apotek.

Menurut data Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan per Februari 2021, jumlah rumah sakit di seluruh Indonesia sebanyak 2.925.

Pulau Jawa sendiri memiliki 1.244 rumah sakit, atau sekitar yang artinya 45,9 persen dari seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Provinsi Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan jumlah rumah sakit terendah hanya memiliki 11 rumah sakit.

Kata Natali, tak hanya rumah sakit yang belum merata, apotek juga masih didominasi pulau Jawa dengan 24.874 unit dengan Jawa Barat sebagai daerah yang memiliki apotek terbanyak yaitu 4.298.

“Dengan masih terkonsentrasinya akses layanan kesehatan seperti rumah sakit dan juga apotek di pulau Jawa, tentunya diperlukan inovasi layanan kesehatan agar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia di berbagai daerah, yaitu melalui akses layanan kesehatan secara online," kata Natali melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (9/3/2021).

Untuk itu, tambahnya, apotek online Lifepack hadir sebagai platform kesehatan yang memiliki layanan untuk memenuhi kebutuhan obat masyarakat Indonesia.

"Kami hadir sebagai apotek online yang paling lengkap, serta untuk menjangkau seluruh masyarakat Indonesia kami berikan gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia. Karena salah satu komitmen kami adalah dapat memberikan kemudahan akses layanan kesehatan serta menjangkau seluruh masyarakat Indonesia." ujar Natali.

Lifepack sendiri merupakan layanan apotek online pertama di Indonesia dengan spesialisasi penyakit kronis. Sebagai penyedia layanan obat, Lifepack mengirimkan obat asli dengan harga lebih murah.

Lifepack memiliki berbagai layanan kesehatan di antaranya pemesanan obat, konsultasi dokter umum secara gratis, konsultasi dokter spesialis dengan harga terjangkau, dan kotak obat spesial (blister) khusus untuk penderita penyakit kronis.

Saat ini layanan apotek online Lifepack telah menjangkau seluruh Indonesia dan pembelian obat langsung dikirimkan langsung ke lokasi pasien.

Di sisi lain, Natali juga menekankan industri farmasi online serta layanan kesehatan di Indonesia juga terus mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Ia juga menilai industri farmasi dan layanan kesehatan digital di Indonesia tumbuh dengan baik, namun masih banyak masalah yang perlu diselesaikan.

"Industri farmasi di Indonesia merupakan salah satu industri dengan pertumbuhan yang sangat cepat di ASEAN, begitupun dengan layanan kesehatan digital. Dari laporan yang dikeluarkan oleh MTPconnect & Asialink Business, pendapatan dari layanan kesehatan digital di Indonesia pada tahun 2022 diprediksi mencapai 973 juta dollar," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Jati Agung Produksi Obat Palsu, Diedarkan ke Warga di Lampung Selatan

Pria Jati Agung Produksi Obat Palsu, Diedarkan ke Warga di Lampung Selatan

Lampung | Rabu, 03 Februari 2021 | 10:17 WIB

Kisah di Tengah Pandemi: Saya Merasa Bersalah Tidak Bisa Bawa Mamah ke ICU

Kisah di Tengah Pandemi: Saya Merasa Bersalah Tidak Bisa Bawa Mamah ke ICU

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 11:26 WIB

Portugal Darurat Covid-19, Antrean Ambulans Mengular di Rumah Sakit

Portugal Darurat Covid-19, Antrean Ambulans Mengular di Rumah Sakit

Foto | Sabtu, 30 Januari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB