Cukup Minum Air Putih Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Coba Sekarang!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 10 Maret 2021 | 14:10 WIB
Cukup Minum Air Putih Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Coba Sekarang!
Minum air. (Shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi ketika kekuatan tekanan darah Anda ke dinding pembuluh darah terlalu tinggi secara konsisten. Sehingga, kondisi ini meningkatkan beban kerja jantung dan pembuluh darahh.

Akibatnya, arteri yang memasok darah ke jantung akan kehilangan kelenturan dan mengalami penyempitan. Kondisi ini juga akan semakin buruk bila Anda dehidrasi.

Menurut Dr Stephen Sinatra, minum air putih adalah cara alami untuk menurunkan tekanan darah yang melonjak. Asupan air yang memengaruhi tekanan darah ada dua cara.

Pertama, tubuh Anda akan berusaha mengamankan pasokan cairan dengan menahan natrium ketika tidak minum cukup air putih.

Pada waktu yang sama, dehidrasi akan memaksa tubuh Anda menutup beberapa kapilernya secara bertahap dan sistematis. Ketika beberapa kapiler menutup, kondisi ini akan memberi lebih banyak tekanan pada pipa, yakni kapiler dan arteri Anda yang meningkatkan tekanan darah.

Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

"Jadi, salah satu cara terbaik menurunkan tekanan darah tinggi secara alami adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik," kata Dr Sinatra dikutip dari Express.

Sebab, air adalah aspek penting dari pengangkutan darah ke seluruh tubuh, serta membantu pencernaan, penyerapan, dan pengiriman nutrisi.

Tanpa minum air yang cukup, pembuluh darah bisa menyempit ketika tubuh berusaha menahan cairannya. Pembuluh darah yang menyempit inilah akan membuat jantung bekerja lebih keras untuk mengantarkan oksigen ke berbagai bagian tubuh, yang meningkatkan tekanan darah.

Tapi, menghindari dehidrasi bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Dehidrasi telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.

Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, ada laporan yang mengaitkan dehidrasi dengan peningkatan tekanan darah karena aksi hormon yang disebut vasopresin.

Vasopresin disekresikan ketika ada banyak zat terlarut (atau kadar natrium) dalam darah Anda, atau ketika volume darah Anda rendah.

Kedua hal ini bisa terjadi jika Anda kehilangan terlalu banyak cairan. Tubuh merespons dehidrasi ini dan ginjal akan menyerap kembali air, bukan membuangnya menjadi urine.

Konsentrasi vasopresin yang tinggi juga dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit. Pada gilirannya, kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

"Air adalah minum sederhana, namun cukup kompleks untuk mengobati banyak penyakit. Meskipun tidak langsung menurunkan tekanan darah, air bisa membantu mengatasinya," jelasnya.

Karena, dehidrasi kronis mengurangi kemampuan tubuh mengangkut darah secara efisien, memaksa pembuluh darah mengerut dalam upaya menghemat air yang biasanya akan hilang ketika buang air kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mampu Kontrol Tekanan Darah, Teh Disebut Baik untuk Jantung

Mampu Kontrol Tekanan Darah, Teh Disebut Baik untuk Jantung

Health | Rabu, 10 Maret 2021 | 13:23 WIB

Bukan Minum Air Sebanyak-banyaknya, Redakan Cegukan dengan 5 Cara Ini

Bukan Minum Air Sebanyak-banyaknya, Redakan Cegukan dengan 5 Cara Ini

Kalbar | Selasa, 09 Maret 2021 | 14:06 WIB

Jarang Disadari, 5 Makanan Populer Ini Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan

Jarang Disadari, 5 Makanan Populer Ini Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan

Lifestyle | Selasa, 09 Maret 2021 | 13:45 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB