alexametrics

Jarang Disadari, 5 Makanan Populer Ini Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana
Jarang Disadari, 5 Makanan Populer Ini Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan
Tanpa Kuas, Ajaibnya Wanita Ini Gunakan Roti Tawar untuk Melukis. (Pixabay/@postcardtrip)

Makanan apa saja yang ternyata berbahaya bagi kesehatan tubuh?

Suara.com - Makanan yang dikonsumsi setiap hari bisa sangat memengaruhi kesehatan tubuh. Bahkan, ada beberapa makanan yang ternyata bisa menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada tubuh.

Merangkum Eat This, berikut lima makanan yang bisa merusak kesehatan tubuh Anda.

Roti Tawar

Para ahli menyebutkan bahwa roti tawar tinggi gula dan karbohidrat. Namun hal yang tidak disadari banyak orang adalah fakta bahwa makanan ini juga tinggi natrium yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Studi: Lihat Orang Menyiapkan Makanan Saja Bisa Tingkatkan Keinginan Ngemil

Faktanya, sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients memaparkan bahwa individu yang makan satu atau lebih potong roti tawar seminggu punya risiko 39 persen lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi dibandingkan dengan mereka yang makan roti putih tiga kali sebulan atau kurang.

Ilustrasi sosis bakar (Pixabay @jarmoluk)
Ilustrasi sosis bakar (Pixabay @jarmoluk)

Daging Olahan

Daging olahan juga termasuk makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari tapi merusak kesehatan.

"Bacon, sosis, dan daging olahan lainnya, seperti salami dan bologna sekarang dianggap sebagai karsinogen Kelas 1," ungkap internis Dana Simpler, MD, dari Mercy Medical Center di Baltimore, MD.

Karsinogen adalah sejenis zat yang menjadi penyebab kanker. "Diperkirakan 50.000 orang meninggal setiap tahun di seluruh dunia karena kanker yang disebabkan oleh daging merah dan daging olahan," imbuhnya.

Baca Juga: Musim Hujan? 6 Menu Korea Ini Patut Dinikmati

Camilan Tinggi Gula

"Dengan makanan ini, otak mendapatkan terlalu banyak energi terlalu cepat, memaksa tubuh untuk bekerja lembur dan membuat stres dan membebani di tingkat sel," ungkap ahli saraf Dean Sherzai, MD, PhD.

"Saat ada terlalu banyak gula, sel-sel menjadi resisten terhadap insulin, menyebabkan resistensi insulin," katanya kemudian.

Kondisi ini tak cuma memicu diabetes, tetapi pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada arteri yang menuju ke otak.

Makanan Microwave

Label nutrisi makanan microwave mungkin menyatakan bahwa makanan tersebut sehat. Namun jika Anda memanaskannya dalam nampan plastik, itu bisa menyebabkan masalah pada tubuh Anda.

"Tak peduli seberapa sehat makanannya, kalau Anda memasukkannya ke dalam microwave dengan plastik makanan, bahan kimia dalam plastik seperti BPA akan terlepas ke dalam makanan," ucap Alicia Galvin, RD, ahli diet di Sovereign Laboratories.

Faktanya, tinjauan penelitian tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal Medicine (Baltimore) menemukan bahwa BPA bisa memicu pertumbuhan sel kanker payudara dan prostat.

Ilustrasi keripik kentang. (Pixabay/avantrend)
Ilustrasi keripik kentang. (Pixabay/avantrend)

Keripik Kentang

Karbohidrat tinggi yang digoreng seperti keripik kentang juga bisa merusak tubuh. "Keripik kentang menambahkan sejumlah besar karbohidrat inflamasi ke dalam makanan Anda bersama dengan lemak dan natrium," papar ahli gizi Lisa Richards, penulis The Candida Diet.

Kandungan lemak jenuh dan natriumnya yang tinggi tak hanya berkontribusi pada masalah kesehatan jantung tapi juga bisa menambah berat badan.

Sementara itu, menurut penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine pada tahun 2011, keripik kentang merupakan makanan yang paling mungkin dikaitkan dengan penambahan berat badan di antara subjek penelitian.

Komentar