Evaluasi Setahun Covid-19, IDI: Ikuti Sains Agar Berhasil Tangani Pandemi

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 10 Maret 2021 | 15:55 WIB
Evaluasi Setahun Covid-19, IDI: Ikuti Sains Agar Berhasil Tangani Pandemi
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melakukan evaluasi tepat satu tahun setelah pandemi Covid-19 masih ke Indonesia pada Maret 2020 lalu.

Dalam refleksinya, Ketua IDI dr. Daeng M.Faqih mengatakan jika negara dengan kekuatan politik sehebat apapun, apabila tidak mengikuti perkembangan sains atau ilmu pengetahuan, maka akan bisa mengatasi pandemi Covid-19.

"Sejauh ini banyak sekali opini dan spekulasi yang malahan menjauhkan dari penanganan pandemi yang benar terutama dari sudut pandang politik, saatnya kita kembali ke ilmu pengetahuan yang benar," ujar Daeng dalam keterangan persnya di kantor PB IDI, Rabu (10/3/2021).

Ketua IDI, dr. Daeng M Faqih, S.H, M.H. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Ketua IDI, dr. Daeng M Faqih, S.H, M.H. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Menurut IDI, dengan berpegangan pada ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kesehatan, maka virus yang berpotensi berubah atau bermutasi dan menyebabkan bencana lebih besar, bisa segera diatasi.

"(Mutasi) bisa saja terjadi, namun yang terpenting adalah negara dapat segera membuat sistem kebal pandemi, sehingga mutasi-mutasi yang terjadi bukan lagi menjadi ketakutan atau ancaman dan pembangunan kesejahteraan umum dapat terus berjalan," papar dr. Daeng.

Awal mula terjadi pandemi Covid-19, tidak lepas karena banyak negara yang tidak siap dan dibuat kaget dengan krisis ekonomi yang disebabkan masalah kesehatan.

"Ini memberikan pelajaran yang berarti bahwa kesehatan dan ekonomi ternyata tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu Indonesia harus benar-benar konsisten mewujudkan sistem kesehatan nasional," imbuh dr. Daeng.

Lebih lanjut pembangunan Sistem Ketahanan Bangsa agar ekonomi menjadi stabil dan berkembang, dari sudut pandang kesehatan bisa menyelamatkan masyarakat Indonesia.

"Dari semua mitigasi negara-negara yang berhasil, tampak jelas bila kerjasama masyarakat sangat perlu," pungkas dr. Daeng. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19, RS di Semua Kota Besar Brasil Dekati Kolaps

Covid-19, RS di Semua Kota Besar Brasil Dekati Kolaps

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:48 WIB

Vaksinasi Tokoh Agama, Jokowi Harap Aktivitas Keagamaan Berjalan Lagi

Vaksinasi Tokoh Agama, Jokowi Harap Aktivitas Keagamaan Berjalan Lagi

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:47 WIB

Vaksinasi Guru Membeludak di Tangsel, Panitia: Dokter Juga Capek

Vaksinasi Guru Membeludak di Tangsel, Panitia: Dokter Juga Capek

Jakarta | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:33 WIB

Terkini

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

×