61.000 Lansia di Bogor Akan Divaksinasi Lewat Sistem Drive Thru

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 17 Maret 2021 | 14:19 WIB
61.000 Lansia di Bogor Akan Divaksinasi Lewat Sistem Drive Thru
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga lanjut usia (lansia) yang berada di atas kendaraan saat vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru'di area parkir Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Setelah beberapa kota menerapkan sistem Drive Thru untuk vaksinasi Covid-19. Kini giliran Kota Bogor yang membuat pos vaksinasi ketiga di GOR Pajajaran, menggunakan sistem yang sama.

Bekerjasama dengan Halodoc dan Gojek, sebanyak 600 dosis akan disuntikkan per harinya di lokasi ini. Proses akan terus berlangsung selama tiga bulan ke depan.

Sebagai kelompok rentan, maka lansia di Kota Bogor akan jadi taret utama yang jumlahnya mencapai 61.000 jiwa.

“Seiring bertambahnya pos-pos pelayanan vaksinasi Covid-19 drive thru, masyarakat mendapatkan akses yang lebih luas, nyaman, dan aman untuk menerima vaksin," terang Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Rabu (17/3/2021).

Meski begitu, setelah vaksin Menkes Budi menegaskan prokol kesehatan masih tetap perlu dijalankan, mengingat butuh waktu 2 hingga 3 minggu hingga antibodi terbentuk.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin (kedua kanan) meninjau jalannya vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru'di area parkir Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin (kedua kanan) meninjau jalannya vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru'di area parkir Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sehingga setelah vaksin, diharapkan penerima tidak merasa superior atau jadi merasa hebat kebal terhadap Covid-19.

"Kami berterima kasih atas inisiatif yang dihadirkan Halodoc dan Gojek yang memainkan peranan strategis dalam membantu Pemerintah Kota Bogor untuk mencapai target kami memberikan vaksinasi bagi lebih dari 61.000
warga lansia yang terdata di tahap dua ini," timpal Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto

Sekedar informasi, Indonesia mentargetkan sebanyak 181,5 juta orang akan menerima suntikan vaksin Covid-19 hingga akhir 2021.

Sedangkan setiap orang membutuhkan 2 dosis vaksin, maka Indonesia membutuhkan sekitar 363 juta dosis.

Namun lantaran stok kedatangan vaksin tidak merata, hasilnya target 1 juta orang yang mendapat suntikan vaksinasi belum tercapai. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Orang Sudah Divaksin Masih Bisa Kena Covid-19

Penjelasan Orang Sudah Divaksin Masih Bisa Kena Covid-19

Lampung | Rabu, 17 Maret 2021 | 13:25 WIB

China Izinkan Masuk Wisatawan Indonesia yang Sudah Disuntik Vaksin Sinovac

China Izinkan Masuk Wisatawan Indonesia yang Sudah Disuntik Vaksin Sinovac

News | Rabu, 17 Maret 2021 | 13:55 WIB

Jangan Salah Kaprah, Ini Beda Vaksin Gotong Royong dan Mandiri

Jangan Salah Kaprah, Ini Beda Vaksin Gotong Royong dan Mandiri

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB