Infeksi Ulang Corona Lebih Mungkin Terjadi pada Lansia daripada Usia Muda

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 19 Maret 2021 | 11:39 WIB
Infeksi Ulang Corona Lebih Mungkin Terjadi pada Lansia daripada Usia Muda
Ilustrasi virus corona (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Sebuah penelitian baru yang terbit dalam jurnal Lancet, Rabu (17/3/2021), menunjukkan bahwa infeksi ulang virus corona relatif jarang kecuali pada lansia atau orang berusia 65 tahun ke atas.

Tim ilmuwan, termasuk beberapa dari Departemen Epidemiologi dan Pencegahan Penyakit Menular Denmark, mencatat kebanyakan orang yang menderita Covid-19 tampaknya memiliki perlindungan untuk mengalami infeksi ulang, dan ini tetap stabil selama lebih dari enam.

Tetapi berdasarkan pemeriksaan demografi dari siapa yang mudah terinfeksi ulang, hasilnya menunjukkan kebanyakan orang berusia 65 tahun ke atas.

Peneliti melihat adanya infeksi ulang pada 4 juta orang selama gelombang kedua pandemi virus corona yang terjadi pada September hingga 31 Desember tahun lalu, lapor CNN.

Lalu, mereka membandingkannya dengan tingkat infeksi selama lonjakan pertama antara Maret hingga Mei. Dari 11.068 orang yang positif Covid-19 selama lonjakan pertama, hanya 72 yang dinyatakan positif lagi selama lonjakan kedua.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi lansia (Sumber: Shutterstock)

Kelompok lansia hanya memiliki sekitar 47% perlindungan terhadap infeksi ulang dibanding orang yang usianya lebih muda, yakni dengan 80% perlindungan terhadap infeksi ulang.

"Hasilnya menekankan betapa pentingnya orang-orang untuk mematuhi langkah-langkah yang diterapkan untuk melindungi diri dan orang lain tetap aman, bahkan jika sudah pernah tertular Covid-19," kata rekan penulis studi Steen Ethelberg dari Statens Serum Institut di Denmark.

Spesialis penyakit menular di University Hospitals, Cleveland, Amy Edwards, menanggapi bahwa perbedaan ini sangat mencolok.

"Saya pikir hasil ini benar-benar menekankan betapa pentingnya untuk memastikan bahwa kita memvaksinasi semua orang yang berusia di atas 60 tahun, apakah mereka telah terjangkit Covid atau tidak, untuk melindungi mereka dari infeksi di masa mendatang," tutur Edwards.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Serbuk Sari di Udara Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19

Studi: Serbuk Sari di Udara Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 19:43 WIB

Benarkah Infeksi Saluran Kemih Pengaruhi Periode Menstruasi? Ini Faktanya

Benarkah Infeksi Saluran Kemih Pengaruhi Periode Menstruasi? Ini Faktanya

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 16:00 WIB

Studi Israel: Aspirin Dosis Rendah Mungkin Bantu Cegah Infeksi Covid-19

Studi Israel: Aspirin Dosis Rendah Mungkin Bantu Cegah Infeksi Covid-19

Health | Selasa, 16 Maret 2021 | 16:32 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB