30 Persen Orang Indonesia Tidak Sikat Gigi Karena Malas

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 19 Maret 2021 | 18:30 WIB
30 Persen Orang Indonesia Tidak Sikat Gigi Karena Malas
Ilustrasi sikat gigi. (shutterstock)

Suara.com - Menyikat gigi ternyata masih jadi rutinitas yang malas dilakukan oleh beberapa orang. Terutama karena masih bekerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19 sehingga merasa tidak akan bertemu dengan orang lain.

Survei global yang dilakukan Unilever menemukan ternyata ada 30 persen orang dewasa mengaku pernah melewati satu hari tanpa menyikat gigi sama sekali. Alasan terbanyak yang disampaikan responden hanya karena malas menyikat gigi.

"Kita enggak kebayang makan dan minum juga berkomunikasi tanpa menyikat gigi. Alasannya ternyata hampir 50 persen mengaku merasa malas atau mungkin merasa kerja dari rumah, tidak banyak lagi beraktivitas di luar rumah jadi frekuensi untuk menyikat gigi sangat berkurang," kata Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia drg. Ratu Mirah Afifah dalam webinar Hari Kesehatan Gigi dan Mulut 2021, Jumat (19/3/2021).

Kemudian temuan lainnya juga sebanyak 13 persen orang dewasa tidak menyikat gigi dua kali dalam sehari. Sementara responden yang sudah kembali bekerja dari kantor pun ada 25 persen orang dewasa pergi tanpa menyikat gigi terlebih dahulu.

Ilustrasi sikat gigi. (Shutterstock)
Ilustrasi sikat gigi. (Shutterstock)

"Jadi ini memang menunjukkan bahwa ada perubahan tren. Memang sebelum pandemi pun orang mungkin kurang memperhatikan (kesehatan gigi), tapi ternyata ketika pandemi keadaannya juga lebih berat lagi," kata Ratu.

Ia menyampaikan, jika kebiasaan mengabaikan kebersihkan mulut dan gigi dilakukan selama satu tahun penuh pandemi, tentu akan menimbulkan gangguan kesehatan. Ratu menyampaikan bahwa hasil survei mengungkapkan 73 persen responden di Indonesia mengalami masalah pada gigi dan mulutnya.

Masalah kesehatan yang paling sering dialami selama pandemi berlangsung adalah mulut kering. Kemudian bau mulut dan gusi yang berdarah saat menyikat gigi. Dokter Ratu mengatakan, gusi berdarah menjadi tanda awal terjadi ada peradangan gusi. 

"Kemudian juga nyeri pada gigi, gusi atau mulut. Terakhir adalah penambahan karies atau lubang gigi baru. Jadi terbayang untuk adanya karies atau lubang gigi itu membutuhkan waktu yang lama," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Gigi Cantik Ungkap Alasan Oplas, Ternyata karena Pacar Berondong

Dokter Gigi Cantik Ungkap Alasan Oplas, Ternyata karena Pacar Berondong

Lifestyle | Rabu, 17 Maret 2021 | 15:30 WIB

Doa Gosok Gigi dan Sunnahnya yang Dilakukan Rasulullah

Doa Gosok Gigi dan Sunnahnya yang Dilakukan Rasulullah

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 07:12 WIB

Nangis dengar Cerita Fadil Jaidi, Nagita Slavina: Gue Gak Dekat sama Bokap

Nangis dengar Cerita Fadil Jaidi, Nagita Slavina: Gue Gak Dekat sama Bokap

Entertainment | Senin, 15 Maret 2021 | 13:46 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB